Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

KPK: Harusnya Rekaman Novanto Diputar, Untuk Bukti Kepada Rakyat

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 15:18 WIB | LAPORAN:

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan tetap memutar rekaman percakapan Setya Novanto saat membahas masalah e-KTP dengan beberapa pihak.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, rencana pemutaran rekaman pembicaraan Novanto dalam persidangan gugatan praperadilan Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk membuktikan status tersangka yang diberikan Novanto sudah sesuai dengan alat bukti yang dimiliki KPK. Bahkan, Sambung Agus, dalam rekaman tersebut sangat jelas peran dan rencana yang digalang pihak lain termasuk Novanto dalam proyek senilai Rp5,9 Triliun itu.

"Sebetulnya kalau di buka sangat bagus. Untuk kemudian bisa membuktikan pada rakyat. Rekaman itu salah satu bukti yang kita punya," Ujar Agus di Kantornya, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (28/9).


Sebelumnya, dalam sidang lanjutan praperdilan penetapan Setya Novanto sebagai tersangka di PN Jakarta Selatan, Rabu 27 September 2017, Kabiro Hukum KPK Setiadi sempat ingin membuka bukti rekaman percakapan Setya Novanto terkait e-KTP.

Namun tim kuasa hukum Novanto menyatakan rekaman tersebut sudah masuk dalam materi pokok perkara. Alhasil, Hakim Praperadilan PN Jakarta Selatan Cepi Iskandar menolak membuka rekaman tersebut.

Hakim ingin pihak KPK memberikan rekaman tersebut dalam bentuk
digital kepada dirinya sebagai barang bukti. Nantinya, menurut hakim,
rekaman tersebut akan menjadi dasar final praperadilan tersebut. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat Lampung, Apa Maknanya?

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Safari Politik Jokowi Bukti Kepemimpinan Gibran dan Kaesang Lemah

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:21

Jokowi dan PSI, Duri dalam Daging Pemerintahan Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:09

Daftar Wilayah yang Berpotensi Terdampak El Nino 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05

Keiko Fujimori Akhirnya Bernasib Sama Seperti Prabowo

Selasa, 30 Juni 2026 | 18:03

KPK Sebut 10 Orang Diamankan dalam OTT Kuansing

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:57

Panitia Minta Jokowi Datang Setelah Acara Adat, Kunjungan Malah Batal

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50

Koperasi Beri Ruang Bagi Mahasiswa Berwirausaha

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:37

Tutup Perdagangan Akhir Bulan: IHSG Merosot ke 5.643, Rupiah Loyo Dekati Rp18 Ribu

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:28

Ketum AHY: Genap 25 Tahun, Partai Demokrat Ingin jadi Bagian Solusi

Selasa, 30 Juni 2026 | 17:19

Selengkapnya