Berita

Mark Zukerberg/BBC

Dunia

CEO Facebook Bantah Klaim Trump Soal Penentangan

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 14:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pendiri Facebook Mark Zuckerberg menolak komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut bahwa situs media sosial tersebut selalu menentangnya.

Dalam sebuah posting Facebook menanggapi kritik Presiden Trump, Zuckerberg mengatakan bahwa dia berusaha membuat sebuah platform untuk semua gagasan.

Ia menyebut bahwa Facebook memungkinkan kandidat berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat dan membantu jutaan orang untuk menentukan pilihan.


Trump sebelumnya menuduh jaringan sosial tersebut melakukan kolusi yang mencap "anti-Trump".

Tuduhan yang sama juga dilayangkan kepada New York Times dan Washington Post.

Sementara itu, Facebook sendiri akan segera menyerahkan 3.000 iklan politik kepada penyelidik kongres yang menyelidiki dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan AS.

Situs ini yakin iklan tersebut mungkin dibeli oleh entitas Rusia selama dan setelah kontes presiden 2016.

Facebook, Twitter dan Google telah diminta untuk bersaksi di hadapan Komite Intelijen Senat AS pada tanggal 1 November tentang tuduhan campur tangan Rusia.

Facebook dan Google telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menerima undangan untuk menghadiri sidang komite, namun tidak ada raksasa media sosial yang mengatakan bahwa mereka akan hadir. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya