Berita

Nicolas Maduro/Net

Dunia

Nicolas Maduro: Trump Tak Bisa Temukan Venezuela Di Peta

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 13:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengejek Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah pidato yang disiarkan dalam televisi nasional pada Rabu (27/9).

Hal itu dikarenakan sikap Amerika Serikat baru-baru ini yang memberlakukan sanksi terhadap pejabat Venezuela dan Spanyol lantang mendesak Uni Eropa untuk mengikuti langkah Amerika Serikat tersebut demi menekan Venezuela terkait masalah hak asasi manusia dan demokrasi.

Maduro menyebut bahwa PM Spanyol seharusnya lebih fokus pada masalah internal Spanyol seperti dorongan kemerdekaan Catalonia, dan hubungan bermasalah Eropa dengan Washington daripada mengurusi Venezuela.


"Mengapa sayap kanan global begitu terobsesi dengan tanah air kita?" kata Maduro.

"Lupakan pembicaraan tentang Venezuela, yang merupakan tanah air bermartabat," tegasnya seperti dimuat Reuters.

Sementara itu, Maduro mengejek Trump dan menilainya tidak bisa memahami letak geografis.

"Donald Trump bahkan tidak tahu di mana Venezuela berada. Beri dia peta, dan dia tidak dapat menemukan Venezuela," kata Maduro soal Trump, yang diejek secara luas minggu lalu karena merujuk pada negara Afrika yang tidak eksis,  Nambia.

Maduro menghadapi kritik global bahwa dia telah mengubah Venezuela menjadi sebuah kediktatoran dengan pembentukan Majelis Konstituante yang berkuasa, memenjarakan lawan-lawan politik dan memadamkan demonstrasi tahun ini dimana 125 orang meninggal. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya