Berita

Arwansyah Direktur Kelembagaan Kemnaker/Dok

Menaker: Perbaiki Citra Organisasi Adalah Cara Serikat Buruh Jadi Kuat Dan Besar

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 10:53 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Serikat pekerja harus terus menggugah kesadaran buruh akan pentingnya berserikat. Karena, semakin banyak anggota dan solid maka serikat buruh tersebut semakin bermanfaat dan kuat.

Demikian sambutan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri, yang disampaikan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Hubungan Industri Kemnaker, Aswansyah  di Harlah ke-62 Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu, (27/9).

Menaker Hanif, disampaikan Arwansyah, membeberkan cara menambah jumlah anggota serikat pekerja yaitu dengan memperbaiki citra organisasi sarikat pekerja itu sendiri.  


“Jangan ada stigma, ikut serikat pekerja atau serikat buruh hanya untuk demonstrasi dan anggota dipungut iuran lagi. Stigma tersebut, saat ini, para buruh mengalami penurunan gairah berserikat," kata Menaker.  

Data di Kemnaker sendiri jelas Arwansyah, menyebut pada lima tahun terakhir terjadi penurunan jumlah serikat pekerja serta penurunan anggotanya. Dari semula  serikat pekerja 11.852 orang menjadi 7.294 orang. Sementara, jumlah buruh yang berserikat dari 3.414.455 orang menjadi 2.717.961 orang.

“Terjadinya penurunan anggota, harus menjadi refleksi pengurus serikat, apakah keberadaan serikat sudah memenuhi harapan anggotanya atau belum. Citra serikat pekerja harus terus diperbaiki,” lanjut Aswansyah.

Karenanya, lanjut Arwansyah, Menaker selalu menyarankan agar serikat pekerja bergeser dari isu konvensional yang hanya berkutat pada isu upah minimum.  Pasalnya, upah minimum merupakan jaring pengaman yang tidak akan pernah dapat mensejahterakan pekerja, jika tak didukung oleh instrument kesejahteraan yang lain. Misalnya meningkatkan keterampilan pekerja dan keluarganya sehingga menambah produktifitas mereka.

Saat yang sama, kata Arwansyah, pemerintah terus mengupayakan kesejahteraan bagi pekerja melalui skema Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, subsidi perumahan, bantuan modal usaha dan sebagainya. Menaker juga mengingatkan agar peran organisasi serikat pekerja tidak melemah, harus fokus pada kepentingan serikat pekerja  dan tak terjebak pada hal-hal yang tak terkait langsung dengan isu di luar kebutuhan pekerja.  

Menaker berharap, memasuki usia 62 tahun, Sarbumusi konsisten, solid, kreatif, inovatif dan professional dalam memperjuangkan dan melindungi setta membela kepentingan serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Ketua panitia Harlah Sarbumusi, Muhid Efendi menyatakan siap menindaklanjuti arahan Menaker.

“Sarbumusi akan memberikan warna kehidupan dan bermanfaat bagi seluruh anggota dan keluarganya,” ujarnya.  

Pimpinan Sarbumusi Miftah Farid dalam kesempatan yang sama menambahkan Sarbumusi saat ini mengalami kebangkitan kedua setelah kebangkitan pertama pada kelahirannya tahun 1965, di Sidoarjo. Organisasi buruh di bawah Nahdlatul Ulama ini juga terbukti mampu hidup di tiga masa, orde lama, orde baru dan reformasi. [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya