Berita

Jaya Suprana

Menghayubagyo 80 Tahun Iravati Sudiarso

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 10:46 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

DUA PULUH DELAPAN September merupakan hari kelahiran seorang puteri terbaik Nusantara, Iravati Sudiarso. Iravati lahir di Surabaya, 28 September 1937. Semangat pengabdian bagi nusa dan bangsa diwarisi dari ayah Iravati Sudiarso, Ir. Darmawan Mangoenkoesoemo, adalah mantan Menteri Kemakmuran Republik Indonesia pada Kabinet Sjahrir I (1945-1946) dan merupakan adik dari dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, salah seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Iravati mulai belajar musik pada usia 5 tahun di bawah bimbingan ibunya sendiri Hestia Mangunkusumo, yang kemudian dilanjutkan ke Madlener dan Henk de Strake. 1955 Iravati melanjutkan studi musiknya ke Koninklijk Conservatorium di Den Haag, Belanda. Ia berguru pada pianis-komponis Leon Orthel. Tahun 1958, Iravati lulus dengan penghargaan khusus untuk interpretasi. Prestasinya yang cemerlang dalam musik membuatnya terpilih mendapatkan beasiswa Fullbright dari pemerintah Amerika Serikat untuk belajar di Peabody Conservatory of Music, Baltimore, Maryland, Amerika Serikat tahun 1962. Ia berguru pada Walter Hautzig dan Mieczyslaw Munz.

Pada tahun 1963, Iravati lulus dan menyandang gelar Bachelor of Music dengan penghargaan The Florence Salomon Memorial Award yang merupakan penghargaan tertinggi untuk prestasi dalam permainan piano. Pada tahun yang sama, Iravati terpilih untuk tampil sebagai pianis Asia pertama yang menjadi solis bersama New York Philharmonic Orchestra dalam acara peresmian Lincoln Center for the Performing Arts. Tahun 1964, Iravati berhasil menyelesaikan studi Master of Music di Peabody Conservatory of Music, Baltimore, Maryland, Amerika Serikat. Setelah memperoleh gelar tersebut, Iravati kembali ke tanah air.


Pengabdian
Sekembalinya ke tanah air udara, Iravati aktif mengabdikan dirinya sebagai pendidik musik dengan mendirikan Yayasan Pendidikan Musik yang merupakan kawah candradimuka utama untuk menggembleng pianis-pianis muda berbakat Indonesia. Iravati menjadi anggota Dewan Kesenian Jakarta dan diangkat sebagai Ketua pada tahun 1973-1981 dan 1986-1989. Ia juga menjadi dosen pada Akademi Musik LPKJ (1973-1976) dan Akademi Sinematografi LPKJ (1977-1979). Beragam penghargaan telah diterimanya, antara lain dari Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia Dr. Meutia Hatta sebagai "Perempuan Pianis Berprestasi dan Pendidik di Bidang Seni Musik". Pada tahun yang sama, ia juga memperoleh anugerah penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai "Empu Pianis Indonesia".

Tahun 2009, Iravati menerima penghargaan dari Departemen Pendidikan Nasional atas jasa dan pengabdiannya pada musik. Iravati sudah tampil dengan berbagai orkestra manca negara seperti Koninklijk Conservatorium Den Haag Symphony Orchestra, Tasmanian Symphony Orchestra dan The Australian Chamber Orchestra. Bersama sang putri Aisha Ariadna Pletscher, Iravati mendirikan "Sudiarso Duo" pada tahun 1993 yang kemudian menjadi duta dalam misi kebudayaan Indonesia di Eropa Timur, di mana mereka tampil di Praha, Republik Ceko, Gödöllő, Hongaria,, dan Bratislava, Slovakia. Tahun 2012, Sudiarso Duo membawa misi kebudayaan Indonesia ke Bangkok, Thailand.

Mahaguru
Saya pribadi berhutang budi kepada Iravati Sudiarso sebagai penyemangat utama saya untuk tetap berkarsa dan berkarya di bidang seni musik setelah saya kembali ke Indonesia untuk memimpin perusahaan Jamu Jago. Adalah Iravati Sudiarso yang meyakinkan saya untuk menulis dan mempublikasikan karya-karya musik saya yang semula tidak saya tulis apalagi publikasikan. Adalah Yayasan Pendidikan Musik pimpinan Iravati Sudiarso yang berkenan berbaik hati mencetak dan mempublikasikan album koleksi karya-karya musik saya. Iravati Sudiarso menyemangati saya untuk menyelenggarakan Festival Pianis Indonesia pertama di persada Nusantara pada tahun 1980 yang kemudian pada tahun 2011 memuncak menjadi The Indonesia Pusaka International Piano Competition yang diikuti para pianis mancanegara dengan anggota dewan juri dari 11 negara dan gala konser para pemenangnya diselenggarakan pada di Istana Bogor dihadir presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi ibu negara beserta para menteri kabinet kepresidenan SBY.

Menurut pendapat saya, adalah sangat layak bahkan sebenarnya hukumnya wajib bagi pemerintah Republik Indonesia untuk menganugerahkan gelar Mahaguru bagi Iravati Sudiarso yang telah membuktikan jasa-jasa pengabdian dirinya dalam bidang pendidikan seni musik di Indonesia. [***] 

Penulis adalah pianis dan komponis

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya