Berita

Pimpinan MPR: Pendahulu Kita Adalah Pendakwah Sekaligus Pejuang

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 10:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan dalam berceramah para pendakwah akan menemukan banyak tantangan. Meski demikian bila berdakwah dilakukan dengan penuh kesabaran maka akan mampu membawa perubahan di masyarakat.

"Dakwah bisa mengubah masyarakat dari yang sifatnya individualistik menjadi masyarakat yang rahmatan lil alamin," ujar HNW dalam orasi ilmiah di hadapan wisudawan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Mohammad Natsir, Jakarta, Kamis (28/9).

Diceritakannya, ketika Nabi Muhammad SAW hendak mengutus sahabat berdakwah ke Yaman, Rasulullah bertanya apa pegangan untuk berdakwah. Sahabat menjawab, pegangan berdakwah adalah Al Quran, Sunah Rasul, dan berijitihad yang tidak melampaui batas. "Ketiga hal tersebut merupakan dasar berdakwah yang luar biasa," ujarnya.


Ketika pegangan tersebut dijadikan acuan sebab kondisi tempat dakwah bermacam-macam kondisinya. "Nanti anda akan berdakwah di daerah perbatasan, pulau-pulau kecil, atau daerah minim informasi," paparnya.

Diungkapkan, Islam masuk ke Indonesia pada tahun 64 Hijrah atau pada Abad VI. Ini dibuktikan pada Prasasti di Barus, Sumatera. Menurut HNW, nusantara adalah wilayah yang ramah dan terbuka. "Dengan demikian dakwah bisa dilakukan dengan penuh keramahan," ujarnya.

HNW pun menyebutkan dakwah yang dilakukan Wali Songo sangat luar biasa. "Dengan demikian dakwah Islam terbukti dilakukan tanpa pertumpahan darah," lanjutnya.

Dakwah di Indonesia, menurut HNW lagi dilakukan terus menerus bahkan di masa kebangkitan nasional hingga menjelang Indonesia dan saat merdeka, tokoh dan organisasi Islam melakukan kegiatan dakwahnya. Sebelum ada Budi Utomo, sudah ada organisasi Islam, Jamiah Khair, yang tidak hanya melakukan dakwah namun juga membangkitkan nasionalisme Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan, tokoh-tokoh Islam seperti Ahmad Dahlan, Cokroaminoto, Wahab Chasbullah, Mohammad Natsir dan yang lainnya tidak sekadar berdakwah namun juga membangkitkan nasionalisme. "Jadi dakwah juga menghadirkan nasionalisme Indonesia merdeka," tegasnya.

Dalam akhir kata, HNW mengatakan, tantangan masyarakat sekarang sangat kompleks. Untuk itu diharapkan dalam berdakwah harus menggunakan cara-cara ilmiah. "Gunakan ilmu dakwah yang diperoleh dari kampus ini," papar politisi senior PKS ini. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya