Berita

Margarito Kamis/Net

Politik

Hakim Praperadilan Tidak Boleh Takut Dengan Kehadiran Pimpinan KPK

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 | 23:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Hakim yang menangani prapreadilan Ketua Setya Novanto tidak boleh terpengaruh dengan kehadiran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/9).

Pakar hukum tata negara Margarito Kamis menegaskan bahwa hakim harus tetap memegang teguh fakta-fakta yang ada selama proses persidangan berjalan.

"Hakim harus tetap berdiri sepenuhnya pada fakta yang ada dalam persidangan," kata Margarito saat dihubungi, Rabu (27/9).


Sementara itu, Margarito juga menyoroti posisi duduk Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang berada di bangku penonton yang seolah sedang menjadi pengamat sidang.

Menurutnya, sesuai kaedah hukum yang berlaku, pimpinan KPK seharusnya duduk sebagai termohon, bukan duduk di bangku penonton. Posisi duduk ini justru mengesankan pimpinan KPK sedang melakukan intervensi.

"Kalau dari segi hukum, seharusnya Komisioner KPK yang duduk di kursi termohon, bukan biro hukum atau kuasa hukum. Sekali lagi Hakim jangan berpikir lain-lain, berdasarkan fakta saja," ujarnya.

Sementara itu, pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai ada kesan intervensi KPK kepada Hakim dalam persidangan ini. Ia juga mempertanyakan mengenai kebiasaan Komisioner KPK menghadiri proses sidang pra peradilan.

"Kalau kehadiran mereka hanya dilakukan dalam proses pra peradilan Setya Novanto, maka ini memberi kesan KPK melakukan intervensi," tutupnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya