Berita

Politik

Eks Jubir Timses Ahok-Djarot Tak Terima Partainya Disebut Gerakan Sosialis

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 19:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak terima jika partainya dikaitkan dengan gerakan Sosialis Internasional, Hal ini jugalah yang membuat para petinggi partai yang berdiri tahun 2015 itu melaporkan lima akun media sosial yang melempar isu bahwa logo PSI ada kemiripan dengan logo gerakan Sosialis Internasional.

Sekjen PSI Raja Julia Antoni menjelaskan jika dilihat lebih dalam logo PSI terdapat bunga mawar, dengan lima kelopak yang menggambarkan Pancasila. Di dalamnya juga terdapat tiga kelopak bunga yang merupakan trisakti Bung Karno. Seluruhnya dibeberkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PSI.

Antoni menegaskan PSI sama sekali tidak ada ikatan ideologis dan hubungan historis dengan gerakan Sosialis Internasional. Dampak dari fitnah tersebut, terang Antoni kader PSI di daerah resah.


"Sekali lagi memang ini fitnah yang sangat kejam, beberapa kader di daerah sempat mempertanyakan apakah memang benar atau tidak," kata mantan Jubir Timses Ahok-Djarot itu saat ditemui di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (26/9).

Lambang PSI ini dianggap hampir serupa dengan lambang Gerakan Sosialis Internasional. Yakni sama-sama menggunakan simbol tangan terkepal menggenggam bunga mawar. Bedanya, Sosialis Internasional ada daunnya, sedang PSI tak memakai daun.

Sosialis Internasional merupakan, sebuah gerakan yang terkoneksi diseluruh dunia. yang sebagian besar berusaha untuk membangun sosialisme demokratis. Sebagian besar mereka terdiri dari partai sosialis demokrat, partai demokratik sosial dan partai buruh. [nes]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya