Berita

Nusantara

Terkait Uang Mahar, Anggota Bawaslu Sumut Jalani Sidang Etik DKPP

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 08:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menyelenggarakan sidang kode etik penyelenggara Pemilu, di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin No. 14, Jakarta, Senin (25/9), pukul 10.00 WIB.

DKPP akan menyidang Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hardi Munthe dan Tim Asistensi Bawaslu Sumut Julius AL Turnip.

Selaku pengadu Pangulu Siregar mendalilkan bahwa Teradu I, Julius AL Turnip, selaku eksekutor, atas perintah Teradu II, Hardi Munthe, telah meminta uang sebesar Rp. 30 juta sebagai "mahar" yang dipersyaratkan agar bisa diloloskan menjadi anggota Panwas Kabupaten Asahan.


Pengadu memenuhi permintaan tersebut dan menyerahkan uang sebesar Rp. 30 juta pada 13 Juli 2017 di Hotel Syariah Al'Jayri, Medan. Pangulu diiming-imingi janji bahwa dia akan menjadi salah seorang anggota Panwas terpilih.

Teradu I kemudian menyerahkan bank soal-soal seleksi yang isinya ternyata sama dengan yang digunakan pada saat dilakukan tes tertulis.

Anggota DKPP Alfitra Salamm mengatakan belakangan ini pengaduan yang masuk ke Sekretariat DKPP lebih banyak berkaitan dengan panitia seleksi (pansel) rekrutmen penyelenggara Pemilu dalam pengawasan. Meskipun panselnya bukan bagian penyelenggara Pemilu, tapi produknya bagian dari penyelenggara Pemilu.

"Ini pelajaran buat Bawaslu agar lebih memperhatikan regulasi yang berpotensi menimbulkan kecurangan. Ke depan, pembentukan pansel hendaknya lebih berhati-hati," tukas Alfitra. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya