Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Aktivis 98 Dukung Usul Panglima TNI Nobar Film G30S/PKI

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 | 19:46 WIB | LAPORAN:

Gerakan Nonton Bareng (Nobar) film G30S/PKI yang digagas oleh Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dapat dukungan dari aktivis 98.

Aktivis yang tergabung dalam Eksponen 98 menilai bahwa gagasan Gatot merupakan bukti TNI cinta kepada tanah air dan pancasila.

"Kami sangat mendukung gerakan nobar. Bagi kami PKI adalah penjahat. Dan kejahatan mereka harus diketahui oleh anak-anak muda di Indonesia," jelas Presidium Front Eksponen 98, Dondi dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Kamis malam (21/9).


"Kalau ada pihak-pihak yang terusik dengan apa yang dilakukan TNI jelas mereka PKI. Nobar harus tetap berjalan," ujarnya lagi.

Ke depan, Dondi beserta teman-teman dari aktivis 98 lain, akan menyerukan aksi nonton film G30SPKI ini di cafe-cafe dan kampus-kampus, di pinggir jalan, bahkan di pesantren-pesantren.

"Agar lebih diketahui anak-anak muda dan mahasiswa soal PKI ini kami akan mendorong agar cafe dan kampus membuat acara nonton bareng film G30SPKI," tegasnya.

Jurubicara Gerbong 98, Choir alias Ucok juga sepakat soal gagasan nobar film G30S/PKI ini. Kata dia, anak-anak muda dan aktivis kampus juga harus mendukung gagasan Gatot.

"Ini adalah warning, karena PKI ini pelan-pelan mulai keluar dari persembunyiannya. Maka nobar ini ada sebagai bentuk awal dari perlawanan terhadap PKI," ujarnya.

"Sepakat, anak-anak muda harus tahu sejarah jahat PKI. Saya akan keliling agar kampus mengadakan nobar ini, dan meminta agar para pemilik cafe untuk mengadakan nobar film G30S/PKI." [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya