Berita

Danis T Saputra W/Dok

Publika

Menakar Kebijakan Nasional Dalam Meningkatkan Kualitas Militer Indonesia

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 08:41 WIB

PEMAPARAN menteri koordinator politik hukum dan keamanan mengenai empat arah pembangunan Polhukam yang meliputi aparatur, politik, pertahanan dan hukum, memunculkan berbagi diskusi dan pembahasan terutama berkaitan dengan rencana relokasi satuan militer yang terpusat di pulau Jawa.

Terpusatnya kekuatan militer di pulau Jawa menurut penelitian menkopolhukam antara lain disebabkan oleh markas TNI yang dihuni saat ini, sebagiannya berdiri di atas tangsi yang dibangun penjajah Belanda. tangsi-tangsi tersebut dibangun belanda di sepanjang jalur kereta. Mulai dari Bandung, Cimahi hingga Banyuwangi sebagai upaya pengawasan pemerintah terhadap perkebunan, pabrik gula, dan pabrik tembako.

Penelitian menkopolhukam tersebut menganggap sentralisasi satuan militer di Jawa tidak lagi relevan, lebih jauh lagi sentralisasi menghambat mobilitas militer dalam proses pengamanan dan pertahanan di wilayah-wilayah perbatasan dan pinggiran.


Beberapa kasus yang berkaitan dengan perselisihan wilayah perbatasan menjadi acuan perlunya rekontruksi pembangunan militer Indonesia. Selain itu, wilayah-wilayah lautan dan terjauh yang notabene terlak di wilayah timur menjadi sulit terjangkau dengan mudah.

Ide rekonstruksi kekuatan militer ini menemukan momentumnya berkaitan dengan fokus pembangunan Indonesia yang lebih berorientasi pada maritim.

Namun demikan rekontruksi kekuatan militer ini harus mampu mengakomodasi berbagai kepentingan angkatan sehingga tidak memunculkan konflik politik antar angkatan militer dalam jangka waktu yang akan datang.

Dukungan Rekontruksi Kekuatan Militer

Diskursus mengenai relokasi satuan militer tidak lepas dari berbagai kontroversi penolakan dan dukungan kalangan masyarakat. Salah satu dukungan muncul dari kalangan tokoh masayarakat dan Adat Jawa Barat yang telah menjalin hubungan yang intensif dengan kelompok adat Papua melalui piagam papua. Kalangan ini beranggapan relokasi satuan militer indonesia di seluruh titik potensial di Indonesia merupakan terobosan pembangunan pertahanan yang genuine dan berorientasi jangka panjang.  penandatangan piagam  papua (Tedi Subarkah) mendukung secara penuh peningkatan kemampuan individu personil militer dan alutista sekaligus menempatkan posisi camp-camp militer di wilayah perbatasan dan wilayah ambang batas laut oleh karenanya anggaran militer harus ditingkatkan secara maksimal

Dukungan publik juga tidak hanya mengalir pada upaya relokasi kekuatan militer tetapi juga penguataan postur anggaran yang selama ini mengalami pemangkasan, pembangunan militer Indonesia sudah on the right track.[***]


Danis T Saputra W
Direktur Eksekutif Indodata


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya