Berita

Net

Politik

Polisi Bubarkan Massa Dengan Menggunakan Water Cannon Dan Gas Air Mata

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 | 01:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Massa yang merangsek ingin masuk gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Jakarta, dipukul mundur oleh aparat Kepolisian dengan menggunakan water cannon.

Tapi massa melakukan perlawanan. Akhirnya, aparat mengeluarkan gas air mata untuk menghalau massa.

Demikian penjelasan aktivis YLBHI, Muhammad Isnur, seperti dikutip dari @muh_isnur beberapa saat tadi (Senin, 18/9).


Meski demikian, sambungnya, massa terus dimobilisasi dan datang dari arah Megaria, Tugu Proklamasi dan lain-lain. "Beberapa kaca Gedung @YLBHI pecah terkena lemparan, sekitar gedung LBH sudah dikuasai Polisi," cuitnya.

Upaya pengendalian massa melebar, terus sampai Megaria, Depan RSCM dan Tugu Proklamasi. "Nampak kepolisian juga kerepotan, mereka kurang logistik air odol," tandasnya.

Dalam kicauanya tersebut, Isnu juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres dan Kapolda yang telah menjelaskan kepada massa bahwa sama sekali tidak ada kaitan acara di YLBHI dengan PKI.

"Kapolda Metro Jaya memimpin langsung pengamanan dan pembubaran massa," demikian Muhammad Isnur. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya