Berita

Foto/RM

Politik

Ada Pola Fee 10 Persen Di Setiap OTT Kepala Daerah

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 21:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang akhir-akhir ini dilakukan KPK untuk menjerat kepala daerah memiliki pola yang sama, yaitu adanya fee 10 persen dari total proyek kepada kepala daerah.

Begitu kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers di Kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Minggu (17/9).

"Jadi 10 persen ini kelihatannya (telah) menjadi norma umum dari setiap anggaran pemerintah," jelasnya.


Teranyar, pola ini terjadi di Kota Batu, Jawa Timur. Walikota Batu Eddy Rumpoko yang terjerat kasus suap pengadaan barang dan jasa untuk Pemkot Batu dengan nilai proyek Rp 5,26 miliar, diduga meminta jatah 10 persen.

Pola yang sama juga terjadi saat KPK menggelar OTT di Batubara. Dalam kasus ini, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain diduga mendapat janji fee 10 persen dari total proyek pembangunan jembatan dan betonisasi jalan.

Tidak hanya itu, Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti yang ditangkap KPK juga dijanjikan fee 10 persen dari bos PT Statika Mitra Sarana (SMS) Jhoni Wijaya jika bisa memuluskan dua proyek peningkatan jalan di Kabupaten Rejang Lebong. Total fee yang dijanjikan adalah Rp 4,7 miliar.

Menurut Syarif, pola pemberian suap 10 persen untuk kepala daerah ini akan membuat pembangunan menjadi tidak maksimal dan akan merugikan rakyat.

"Yang akan rugi adalah rakyat," pungkasnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya