Berita

Alfian Tanjung/Net

Politik

Cacat Sejak Awal, Kasus Alfian Tanjung Harus Dihentikan

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 19:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kasus yang menimpa pendakwah Alfian Tanjung harus dihentikan. Ini lantaran kasus dengan nomor laporan: LP/153/II/2017/Ditreskrimum yang dilaporkan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki itu cacat sejak pelaporan.

Pengacara Alfian Tanjung, Abdullah Al Katiri menjelaskan bahwa dalam laporan itu Teten merasa nama baiknya dicemarkan Alfian Tanjung saat ceramah di Masjid Jami' Said Naum Tanah Abang Jakarta Pusat pada 1 Oktober 2016 lalu.

Namun demikian, Abdullah memastikan bahwa dalam rekaman video yang dijadikan barang bukti kasus tersebut tidak ditemukan kata-kata dari Alfian menyebut Teten Masduki adalah PKI atau kader PKI.


Hal itu mereka dapati ketika kliennya diperiksa penyidik sebagai saksi di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, Selasa 12 September 2017 lalu. Saat itu, Ustaz Alfian disodorkan sebanyak 29 pertanyaan.

"Lalu pertanyaannya, bagaimana merasa dirinya dicemarkan sedangkan barang buktinya pun tidak menyebutkan hal itu?" ujar Abdullah sebagaimana diberitakan RMOLJakarta.

Abdullah menilai bahwa kasus tersebut sudah cacat sejak awal. Polisi, kata dia, seharusnya menolak laporan tersebut karena barang bukti video yang disodorkan sama sekali tidak mengandung ujaran pencemaran nama baik atau fitnah.

"Kalau penegakkan hukum seperti ini, Ustaz Alfian sangat dirugikan oleh tindakan aparat penegak hukum yang kurang hati-hati dalam mencermati ucapan yang diucapkan dalam video tersebut," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya