Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

OTT KPK Di Kota Batu Terkait Proyek Pengadaan Meubelair

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 21:26 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil membongkar praktik suap di Pemerintah Kota Batu, Jawa Timur.

Terbongkarnya praktik suap itu, setelah Tim Satgas KPK mencokok lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu suang (16/9).

Diduga proyek tersebut terkait belanja modal peralatan dan mesin pengadaan meubelair/furniture (meja kerja staf dan meja kerja eselon) dengan nilai pagu paket Rp 5,440 miliar. Proyek tersebut telah selesai dalam tahap lelang.


Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan tidak membantah jika OTT tersebut terkait proyek yang ada di pemerintahaan setempat.

Dalam OTT tersebut, ada lima pihak yang diamankan, dan mengamankan uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan fee proyek tersebut.

"Benar, OTT terkait proyek, sekitar lima orang diamankan termasuk kepala daerah dan pejabat unit pengadaan," ujar Basaria melalui pesan singkat, Sabtu (16/9).

Meski belum merinci proyek yang menjadi lahan praktik suap, Basaria menyatakan hal tersebut bakal diperinci dalam konfrensi pers yang akan dilakukan esok hari.

"Saat ini sebagai tindakan awal, tim sedang melakukan pemeriksaan awal kepada lima orang tersebut di kantor kepolisian," ujar Basaria.

Sebelumnya diberitakan KPK melakukan OTT terhadap lima orang di Kota Batu. Mereka yang diamankan Walikota Batu Malang berinisal ER, pejabat unit pengadaan dan tiga orang swasta.

Saat ini, kelima orang itu masih menjalani pemeriksaan awal di Polda Jatim. Penyidik akan melakukan pemeriksaan 1x24 jam untuk menentukan status hukum terhadap mereka. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya