Berita

Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Lewat Twitter, Sekjen NATO Minta Respon Global Hadapi Ancaman Rudal Korut

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 05:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sanksi berat dari Dewan Keamanan PBB pada Senin (11/9) ternyata tidak digubris Korea Utara jera. Alih-alih jera, Korut justru kembali melepaskan rudal balistik ke arah Jepang pada Jumat pagi (15/9).

Militer Korea Selatan mengatakan, rudal teranyar tersebut mencapai ketinggian sekitar 770 km dan menempuh jarak 3.700 km, sebelum mendarat di laut lepas Hokkaido, Jepang.

Merespon hal tersebut, pakta pertahanan atlantik utara (NATO) menilai tindakan Korea Utara itu bukan hanya melanggar resolusi PBB, tapi juga sikap sembrono yang mengancam perdamaian dunia.


Atas alasan itu juga, Sekjen NATO Jens Stoltenberg melalui akun jejaring Twitter @jensstoltenberg mengecam negeri yang kini dipimpin Kim Jong Un tersebut. Ia meminta kepada negara-negara di dunia untuk mengecam aksi Korut.

"Peluncuran misil Korea Utara itu merupakan pelanggaran lagi resolusi PBB, suatu ancaman besar sembrono terhadap perdamaian dan keamanan internasional yang memerlukan respons global," tegasnya.

Rudal terbaru yang diluncurkan Korut dari distrik Sunan, Pyongyang tercatat bisa menjangkau Pangkalan Militer AS di Guam, Samudera Pasifik yang berjarak 3.400 km dari Pyongyang. Guam pernah menjadi sasaran ancaman Korea Utara dalam menanggapi latihan militer besar-besaran Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Namun demikian, Komando Pasifik Amerika menyatakan bahwa peluncuran misil balistik jarak sedang (IRBM) itu tidak mengancam Guam.

Senada dengan itu, Komando Pertahanan Antariksa Amerika Utara (NORAD) memastikan bahwa misil balistik Korut bukan ancaman bagi Amerika Utara. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya