Berita

Mahasiswa Harus Serap Urgensi Sosialisasi 4 Pilar

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 | 03:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pancasila tidak tiba-tiba ada. Pancasila lahir melalui perdebatan panjang para negarawan dan ulama.  

Rektor UIN Raden Patah, Muhammad Sirozi menjelaskan bahwa Pancasila merupakan hasil kesepatan dari para pemimpin bangsa ini. Mereka menyadari bahwa Pancasila merupakan sendi-sendi kehidupan bangsa.

Untuk itu, kepada para mahasiswa yang hadir sebagai peserta sosialisasi, Sirozi mengajak untuk tidak mengobok-obok Pancasila. Karena jika sampai Pancasila diobok-obok, maka sendi-sendi kehidupan bangsa ini juga akan terganggu.


"Oleh karena itu, kalau ada yang mengganggu maka kita harus berada di depan," ajak Sirozi saat Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode outbound di Ballroom Hotel Grand Zuri Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (15/8) sore.

Itulah sebabnya, dia menganggap Sosialisasi Empat Pilar sebagai hal yang harus serius dilakukan. Dia berharap para mahasiswa mengikuti sosialisasi ini dengan serius juga. Sehingga bisa benar-benar menghayati dan menerapkan Empat Pilar MPR dalam kehindupan sehari-hari.

"Mudah-mudahan para mahasiswa bisa menyerap urgensi dan substansi dari Empat Pilar ini, baik masa sekarang maupun masa depan," ujar Sirozi.

Peserta Sosialisasi Empat Pilar metode outbound ini adalah pengurus badan kemahasiswa di kampus masing-masing. Peserta terbanyak dari UIN Raden Patah, yaitu 19 orang mahasiswa, sementara peserta dari perguruan tinggi lainnya berkisar tiga atau empat mahasiswa. Mereka mengikuti kegiatan ini selama empat hari.

Pembukaan Sosialisasi Empat Pilar ini hadir oleh anggota MPR yang juga pemateri, yaitu Hardisoesilo (Fraksi Golkar), Khatibul Umam Wiranu (Fraksi Demokrat), Irgan Chairul Mahfiz (Fraksi PPP), dan Baiq Diyah Ratu Ganefi (Kelompok DPD).

Selain itu, hadir pula para pimpinan perguruan tinggi di Sumatera Selatan dan Asisten III Pemda Provinsi Sumatera Selatan Imam Susilo yang mewakili Gubernur Sumatera Selatan. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya