Berita

Politik

Akhirnya, Lukas Enembe Mengaku Temui Kepala BIN

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 19:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah kemarin menyebut informasi hoax, Gubernur Papua, Lukas Enembe, mengakui pertemuan dirinya dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan; Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Kapolda Sumatera Utara (eks Kapolda Papua) Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Pertemuan itu memang terjadi. Tepatnya di rumah Kepala BIN di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Selasa 5 September 2017.

Tetapi, dia menyangkal pertemuan itu untuk memasangkan dirinya dengan Paulus Waterpauw di Pilgub Papua 2018.


Lukas menjelaskan lewat keterangan tertulis, pertemuan tersebut semata-mata demi menjaga persatuan dan kesatuan di Papua.

"Banyak hal yang dilaporkan dan minta petunjuk dari Kepala BIN," ujar Lukas.

‎Pertemuan itu, lanjut dia, juga membahas banyak hal. Salah satunya mengenai kejadian pasca Pilkada Serentak 2017 di Papua.  Lukas meminta Kepala BIN agar menyampaikan kepada Mendagri untuk segera melakukan pelantikan.

"Bahkan ada lima wilayah yang PSU (pemilihan suara ulang). Sesuai putusan MK harus segera dilantik. Saya meminta arahan agar tidak terjadi bentrok nanti," ucapnya.

Selain itu, membahas pelaksanaan otonomi khusus di Papua yang tinggal 6 tahun lagi. Dia menyarankan agar pemerintah pusat menyiapkan grand design.

"Nah setelah otonomi khusus itu nanti seperti apa. Saya diskusi itu," lanjut dia.

Dan terakhir, Lukas mengaku menyampaikan perkembangan pelaksanaan PON di Papua. Papua akan menjadi tuan rumah PON pada 2020, karena itu ia meminta dukungan dari BIN dan Polri untuk mengamankan.

Pernyataan ini berbeda dengan keterangan singkat Lukas sebelumnya. Kemarin, redaksi meminta klarifikasi Lukas atas kabar pertemuan di rumah Kepala BIN pada Selasa (5/9). Dia hanya menegaskan informasi tersebut hoax, begitu pula foto-foto dari pertemuan itu. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya