Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

MA Siap Selidiki Kejanggalan Persidangan SMAK Dago, Asal...

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 20:52 WIB | LAPORAN:

Mahkamah Agung (MA) menyambut baik masyarakat yang ingin melaporkan dugaan adanya kongkalikong hakim dengan pihak berperkara dalam persidangan di pengadilan.

Juru Bicara MA Suhadi menegaskan bahwa MA dengan tangan terbuka akan menindaklanjuti semua laporan yang masuk dari masyarakat itu. Saking terbukanya MA atas pengaduan masyarakat, Suhadi menekankan bahwa masyarakat diberi kemudahan.

"Misalkan melalui surat, pesan singkat, telepon, surat elektronik yang dijamin kerahasiaannya," kata Suhadi, Kamis (14/9).


Dia mengungkapkan itu menanggapi banyak terungkapnya pelanggaran kode etik Hakim maupun dugaan kejanggalan persidangan, seperti kabar akhir-akhir ini di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jawa Barat, terkait perkara gugatan aset nasionalisasi negara yang kini dikelola menjadi SMAK Dago.
Selain mekanisme laporan seperti itu, menurut Suhadi, dugaan kejanggalan persidangan, dapat saja dilakukan pengawasan oleh MA secara internal melalui temuan.

"Jadi pengawasan terhadap kode etik Hakim, kejanggalan persidangan, dapat dilakukan melalui laporan, bisa juga dengan temuan oleh Badan Pengawas MA," jelasnya.

Nah, lanjut Suhadi, jika Badan Pengawas MA menemukan adanya kejanggalan persidangan maupun pelanggaran kode etik, maka hakim yang bersangkutan akan dijatuhi sanksi tegas. Begitu juga sebaliknya, kalau Badan Pengawas MA tidak menemukan adanya pelanggaran kode etik, maka hakim itu tidak akan ditindak, tapi justru akan dipulihkan nama baiknya.

"Kan belum tentu Hakim melanggar sampai dibuktikan Badan Pengawas MA," imbuh Suhadi.

Dijelaskannya, pengawasan internal MA terhadap hakim telah diatur dalam Perma 8/2016. Disitu, kata dia, sudah diatur bahwa setiap atasan bertanggungjawab mengawasi dan membina bawahannya mulai dari tingkat Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi dan seterusnya.

Sebelumnya, Yayasan Badan Perguruan Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (BPSMKJB) sebagai pengelola SMAK Dago telah melaporkan kejanggalan persidangan perkara gugatan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK) ke KY pada tanggal 15 Agustus lalu.

Dalam surat aduan tersebut, kuasa hukum YBPSMKJB Benny Wullur mengatakan bahwa Majelis Hakim PN Bandung yang menangani persidangan gugatan PLK terhadap aset nasionalisasi SMAK Dago tidak pernah mengabulkan permintaan pihaknya untuk menunjukkan surat kuasa penggugat selama berlangsung persidangan.

"Kemudian, setelah dilakukan inzage (permohonan melihat) ke PN Bandung, ternyata yang menandatangani surat kuasa bukan orang yang berhak karena namanya tidak tercantum dalam Akta Notaris 3 tanggal 18 November 2005," urai Benny. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya