Berita

Ilustrasi/RM

Hukum

Dewan Dari Dulu Mikir Bagaimana Memperbaiki KPK

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 20:32 WIB | LAPORAN:

Komisi III DPR RI mau agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diperbaiki kinerjanya. argumentasi soal proses peradilan merupakan dakwaan penuntut KPK juga akan diuji

Begitu dikatakan anggota Komisi III DPR RI, Teuku Taufiqulhadi di Jakarta, Kamis (14/9).

Selama ini, kata dia, KPK selalu mengklaim sudah teruji karena telah diputus pengadilan apabila mendapatkan kritikan.


"Penyelidikan, penyidikan, penuntutan, bahkan pengadilan dan hakimnya sendiri. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Karena itu kami melihat argumentasi menunjukan ada persoalan disitu (di tubuh KPK)," jelas Taufiqulhadi.

Dia sepakat dengan apa yang diutarakan Jaksa Agung HM Prasetyo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. Jaksa Agung bilang, banyak negara yang memiliki lembaga pemberantasan korupsi, memiliki kewenangan penuntutan yang terpisah.

"Memang dewan dari dulu berpikir bagaimana memperbaiki KPK," jelas Taufiqulhadi.

Saat ditanya cara memperbaiki lembaga antirasuah tersebut dengan melakukan revisi UU KPK, dia tidak menampiknya.

"Kita menyamakan pikiran dengan institusi lain. Kalau suatu ketika menjadi lebih baik kenapa tidak," kata Taufiqulhadi.

Terlepas dari itu, dia tidak sepakat jika Jaksa Agung disebut tidak sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo memperkuat KPK.

"Selama ini menurut komisi III Jaksa Agung dalam kerangka pemerintah, telah menunjukan sikap yang tegas dalam menyelamatkan uang negara. Coba lihat, lebih banyak daripada lembaga penegak hukum lain. Itu menunjukan Jaksa Agung sangat membantu kabinet saat ini," katanya. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya