Berita

Indra JP/Net

Hukum

Mahyudin Kecewa Kader Golkar Terjerat Narkoba

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 18:21 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengaku terkejut mendengar penangkapan kader Golkar Indra J. Piliang karena mengkonsumsi narkoba jenis sabu.

"Saya prihatin sekaligus kecewa mendengarnya. Prihatin karena ini terjadi pada politisi Golkar, kecewa karena yang melakukan kader muda," kata Mahyudin kepada wartawan, Kamis (14/9).

Menurutnya, sejak awal Golkar sudah menerapkan tes urine terhadap para pengurus untuk mengantisipasi kejadian seperti itu. Mahyudin mengimbau kader-kader muda baik yang aktif di partai politik maupun organisasi kemasyarakatan dapat menghindari penyalahgunaan narkoba.


"Mau aktif di parpol atau di ormas, generasi muda sedapat mungkin menghindari narkoba. Apapun jenisnya, sabu, putaw, ekstasi, ganja dan nama lainnya tak memberi efek positif. Justru banyak negatifnya buat fisik, psikis maupun psikologis kita," jelasnya.

Mahyudin menegaskan, pemuda adalah masa depan bangsa. Sejatinya harus siap lahir batin menjadi penerus pembangunan Indonesia.

"Masa depan Republik ini ada di tangan para pemuda. Karenanya, pemuda harus kreatif, inovatif dan prestatif. Bukan justru bergaul dengan hal-hal negatif yang merusak, seperti nakroba dan minuman keras," katanya.

Mahyudin yang juga wakil ketua MPR RI berharap kaum muda Indonesia semakin terbuka wawasannya tentang dampak buruk narkoba.

Indra Piliang bersama dua orang lagi ditangkap aparat Polda Metro Jaya di Opal Diamond karaoke di Taman Sari, Jakarta Rabu malam (13/9) karena diduga mengkonsumsi sabu. Meski tidak ditemukan barang bukti sabu kecuali alat pakai seperti bong, cangkong, dan korek api, namun hasil awal tes urine positif mengandung narkoba. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya