Berita

Meutya Hafidz/Net

Politik

Metya Hafidz: IJP Seharusnya Bisa Berkontribusi Bagi Golkar

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 11:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafidz menyayangkan keterlibatan politisi muda Partai Golkar Indra J Piliang dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Meutya menilai Indra yang terdaftar sebagai anggota Dewan Pakar Partai Golkar merupakan anak muda yang kritis dalam berpikir. Sehingga penagkapan Indra patut disayangkan karena Indra adalah bagian generasi penerus partai.

"Tentu kami sangat menyayangkan karena dia (IJP) ini anak muda yang kritis pemikirannya. Dia seharusnya menjadi sosok yang bisa berkonstribusi dalam pemikiran, (untuk Golkar)," ujar Meutya di Gedung Nusantara II, Senayan, Kamis (14/9).


Sementara mengenai sikap Golkar dalam penanganan kasus IJP ini, Anggota Komisi I DPR RI itu mengaku masih menunggu keputusan dari DPP Partai Golkar.

"Kita belum bicarakan, karena semua ini kan perlu kesepakatan. Kasusnya berbeda dengan penanganan kasus lain seperti kasus korupsi," tukasnya.

Indra J Piliang ditangkap Direktorat Reserse Narkotika Polda Metro Jaya atas dugaan memakai narkoba. Indra ditangkap bersama dengan dua rekannya berinisial RF dan MIJ. Ketiganya ditangkap di tempat karaoke di Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (13/9) malam, pukul 19.30. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya