Berita

Hukum

Sering Bermasalah di Tingkat Bawah, BPJS Kesehatan Harus Diaudit

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 13:42 WIB | LAPORAN:

Banyaknya persoalan yang dialami dan terjadi kepada pasien dan juga peserta BPJS Kesehatan menunjukkan pengelolaan keuangan dan pembayaran biaya dan kebutuhan kesehatan masyarakat sering terabaikan. Karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) diminta untuk segera diaudit.

Ketua Pusat Bantuan Hukum Dan Advokasi Masyarakat (PBHAM), Anggiat Gabe Sinaga menyampaikan, dalam sepekan ini, dua kasus meninggal pasien anak dan jabang bayi dikarenakan kesulitan mengakses alat dan pembayaran biaya perobatan di rumah sakit, harusnya menjadi perhatian serius semua pihak, terutama Departemen Kesehatan dan BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan itu harus diaudit. Berkali-kali persoalan pembiayaan yang harusnya di-cover oleh BPJS Kesehatan dibuat sulit. Sehingga membuat pasien kehilangan nyawa. Selain itu, pihak Rumah Sakit yang tidak menjalankan tugas dan kewajibannya pun harus diberikan sanksi tegas,” ujar Anggiat Gabe Sinaga, di Jakarta, Rabu (13/9).


Menurut dia, masyarakat dan perangkat hukum tidak boleh diam. permintaan agar dilakukan audit BPJS Kesehatan secara terbuka dan transparan harus dilakukan segera.

"Kita semua perlu tahu, dikemanakan uang itu semua? Kok selalu bermasalah di bawah dan sering dipersulit,” tutur dia.

Jika tidak berbanding lurus dengan pelayanan dan keselamatan masyarakat, lanjut Anggiat, maka para jajaran direksi BPJS Kesehatan dan juga para Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan itu harus dibekukan, atau dipecat.

"Dana di BPJS Kesehatan itu adalah dana negara, dana pemerintah, dan dana publik. Kita berhak mengetahui dikemanakan itu semua. maka audit yang terbuka harus dilakukan,” ujarnya.

Meskipun, kata dia, ada auditor yang menilai pengelolaan keuangan BPJS Kesehatan selama ini, menurut  Anggiat Gabe, hal itu tidak dilakukan dengan transparan.

"BPJS Kesehatan jangan berlindung di balik audit-auditan buatan mereka. Masyarakat perlu tahu dikemanakan uang mereka,” ujarnya.

Dia juga mengkritisi kinerja Direksi dan jajaran Dewas BPJS Kesehatan yang sampai saat ini tidak jelas juntrungannya. Padahal, kata dia, anggaran untuk menggaji mereka sangat besar.

"Gaji dan tunjangan para direksi dan anggota Dewas-nya besar. Ratusan juta rupiah, tetapi kinerjanya jeblok. Ngapain saja mereka ada kalau kinerja mereka begitu-begitu saja. Enak bener hidup mereka itu. Harus dibongkar dan diaudit semuanya,” pungkas Anggiat Gabe. [sam]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya