Berita

SBY/Net

Politik

Integritas Politik Jadi Tajuk Pertemuan KPK Dan SBY

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 09:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sistem integritas partai politik akan menjadi tajuk perbincangan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan DPP Partai Demokrat di Kantor DPP PD Wisma Proklamasi, Jalan Proklamasi 41, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).

"Kita bangun terus integritas kelembagaan khususnya parpol untuk mekar makin baik," jelas Sekjen DPP Demokrat Hinca Panjaitan dalam akun Twitter @hincapanjaitan.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Roy Suryo juga mengatakan bahwa pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan contoh berpolitik yang baik di Indonesia.


"Salah satunya dengan respons dan tanggap terhadap lembaga KPK sebagai salah satu lembaga negara yang konsen di bidang integritas politik tersebut," urainya kepada Kantor Berita Politik RMOL.

Dalam pertemuan itu, baik KPK dan Partai Demokrat akan saling memberi masukan. KPK memberi masukan mengenai integritas partai politik, sedangkan Demokrat akan berbagi pengalaman. Khususnya, pengalaman SBY selama menjadi presiden menjaga keutuhan KPK.

Dijelaskan Roy, di masa 10 tahun kepemimpinan SBY, KPK sangat berintegritas dan nyaris tidak direcoki dengan macam-macam kasus.

"Kalaupun ada, semacam "cicak vs buaya" waktu itu, selalu bisa diberikan solusi terbaik oleh beliau (SBY). Selaku kepala negara sudah semestinya beliau tidak abai/membiarkan KPK diserang pihak-pihak lain," terangnya.

Roy menjelaskan, pimpinan KPK dijadualkan secara lengkap akan hadir dalam pertemuan tersebut. Sementara Demokrat akan diwakili oleh SBY bersama sejumlah pejabat teras DPP Demokrat.

Namun demikian, Wakil Ketua KPK Saut Sitomarang mengatakan bahwa dalam pertemuan nanti pimpinan KPK hanya akan diwakili Basaria Panjaitan.

"Mewakili KPK nanti akan hadir Ibu Basaria Panjaitan," katanya melalui pesan singkat. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya