Berita

Setya Novanto

Hukum

KPK Belum Minta Second Opinion Ke IDI Terkait Penyakit Novanto

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 04:26 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum mengajukan permohonan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Permohonan ini terkait permintaan second opinion atas keterangan sakit Ketua DPR Setya Novanto saat akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka korupsi KTP elektronik pada Senin (11/9).

"Kita sampai saat ini belum sampaikan surat ke IDI. Memang menurut perjanjian kerja sama tersebut kalau kita membutuhkan keterangan dari IDI, tentu akan kita update," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, di gedung KPK, Selasa (12/9).

Novanto mangkir dalam pemeriksaan perdananya sebagai tersangka karena mengalami tekanan gula darah naik dan dirawat di Rumah Sakit Siloam sejak Minggu (10/9). KPK berencana melakukan pemeriksaan medis kedua kepada Novanto dengan bekerjasama dengan IDI.  


"KPK memang memiliki perjanjian kerja sama dengan IDI sejak Juni 2012. Kita buat perjanjian kerja sama, mencakup dua hal, pertemuan terkait pemeriksaan medis kedua atau second opinion. Kedua terkait kebutuhan keterangan ahli untuk mendukung penanganan kasus korupsi yang dilakukan oleh KPK," jelas Febri.

"Artinya secara hukum itu memungkinkan untuk kita lakukan. Karena saat ini kami masih berencana untuk melakukan pemanggilan kembali," imbuhnya.

Terkait rumah sakit mana yang akan digunakan untuk dilakukan second opinion, Febri menyampaikan, KPK masih akan meminta rujukan dari tim dokter. "Karena sakitnya beda-beda. Sekjen (Golkar) Idrus (Marham) bilang (sakit Novanto) gangguan ginjal dan jantung. Sementara di (RS) Siloam vertigo," ucap Febri. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya