Berita

Bunda Sitha (tengah)

Hukum

KPK Periksa Delapan Saksi Di Tegal Terkait Suap Bunda Sitha

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 02:25 WIB | LAPORAN:

Penyidik KPK memeriksa sejumlah saksi di Polresta Tegal, Selasa (12/9). Pemeriksaan tersebut berkaitan kasus suap pengelolaan dana jasa kesehatan di rumah sakit Kardinah, Tegal.

"Ada beberapa pemeriksaan di daerah yang kita lakukan. Di kota Tegal dilakukan pemeriksaan terhadap delapan orang saksi di Polresta Tegal," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta.

Febri menyampaikan, kedelapan pihak yang diperiksa berasal dari unsur pegawai dan pejabat di RSUD setempat.


Dalam kasus tersebut KPK menetapkan tiga orang tersangka yakni, Walikota Tegal Siti Masitha, pengusaha Amir Mirza, dan Wakil Direktur RS Kardinah Cahyo Supriadi.

Ketiganya dicokok tim satuan tugas KPK dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada 29 Agustus 2017.

KPK mengaman pengusaha Amir Mirza di lobi apartemen di daerah Pluit, Jakarta Utara pada Selasa (29/9) pukul 16.50 WIB. Hari yang sama, KPK juga menangkap Siti Masitha di kantor Walikota Tegal pukul 17.00 WIB.

Sementara tersangka Cahya diamankan tim KPK di salah satu hotel di Balikpapan pada pukul 17.30 WITA.

Dalam kasus ini yang bertindak sebagai penerima suap merupakan Masitha dan Amir. Sementara Cahya merupakan pihak yang memberikan suap kepada keduanya. KPK menduga suap tidak hanya diberikan dalam satu tahap.

Dalam penyelidikannya, KPK menemukan Masitha dan Amir diketahui telah menghimpun uang suap selama tujuh bulan hingga berjumlah Rp 5,1 miliar. Diduga uang tersebut akan digunakan keduanya untuk biaya kampanye tahun depan.

Diketahui Masitha dan Amir berencana mencalonkan diri sebagai sepasang Walikota dan Wakil Walikota Tegal. [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya