Berita

Tim ACTA

Hukum

Laporkan Kasus Ujaran Kebencian, ACTA Mengaku Menunggangi Pemerintah

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 01:25 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Hendarsam Marantoko, mengaku tahu apakah pemilik akun Facebook, Tirtahadi Chandra, mempunyai keterkaitan dengan dengan sindikat penyebar hoax dan ujaran kebencian, Saracen Cyber Team.

ACTA melaporkan pemilik akun Facebook Tirtahadi Chandra ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penodaan agama.

"Kami kurang tahu (apakah TC berhubungan erat dengan Saracen)," ujarnya saat ditemui di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).


Namun yang pasti, kata Hendarsam, salah satu tujuan pelaporan itu adalah untuk melihat reaksi dari aparat penegak hukum. Apakah mereka nantinya bertindak cepat seperti mengungkap kasus Saracen yang selama ini kritis terhadap pemerintah.

"Sebenarnya kami ingin menunggangi program pemerintah dari Pak Jokowi yang ingin memberantas ujaran kebencian dan hoax. Jadi kami ingin membuktikan apakah kalau kami yang lapor, kasus ini sama cepatnya seperti kasus Saracen. Kita lihat aja nih. Kita komparasikan, kita uji, apakah laporan kami ini akan cepat diproses seperti kasus Saracen," jelasnya.

Tirtahadi Chandra dijerat dengan Pasal 45a ju 28 ayat 2 UU ITE, pasal 156 KUHP ju 156a KUHP dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara.

Adapun postingan yang dilaporkan berbunyi: "Hayo ngaku: siapa disini yang bersyahadat : hoax adalah bagian dari iman', dan 'masih ada yang bersyahadat: Goblok adalah sebagian dari iman". [zul]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya