Berita

Asma Dewi/Net

Hukum

Kawan Gerakan: Asma Dewi Bendahara Presidium Aksi 212

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 13:28 WIB | LAPORAN:

Koordinator Perempuan Menggugat, Inge Mangundap mengakui Asma Dewi, tersangka pengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan etnis tertentu di media sosial, kawannya saat bersama-sama ikut Aksi Damai 212 lalu.

"Dia itu teman di gerakan waktu itu. Dia itu bendahara 212," beber Inge kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/9).

Asma Dewi ditangkap polisi di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (8/9) lalu setelah mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan etnis Tionghoa di media sosial. Tapi dari pengembangan pihak penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.


Selang beberapa waktu, polisi menemukan adanya keterkaitan Asma Dewi dengan sindikat penyebar ujaran kebencian dan hoax yang juga sudah ditangkap, Caracen Cyber Team. Disebutkan bahwa Asma Dewi pernah mentransfer dana sebesar Rp 75 juta ke pengurus inti kelompok Saracen.

Inge Mangundap menekankan bahwa temannya itu sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan Saracen.

"Tidak ada hubungannya dengan Saracen. Dia juga nggak kenal sama yang namanya Saracen. Itu hoax," tegasnya.

Berikut susunan kepengurusan Presidium Alumni 212 baru yang diterima dari Inge Mangundap:

Penasihat :

1. Prof Dr HM Amien Rais
2. KH M Husni Thamrin
3. KH Drs Misbahul Anam
4. Hb Umar Al Hamid
5. Hb Idrus Jamalullai
6. KH Abdul Rosyid AS
7. KH Yusuf Muhammad
8. KH Raud Bahar
9. Prof DR KH Didin Hafiduddin, MS

Ketua : Ust H Slamet Ma'arif, S.Ag, MM

Wakil  : Ust H Hasri Harahap

Sekretaris : M Aminuddin, SE, M.Pd

Wakil Sekretaris : Hj Eli Danetti, SH, MH
Wakil  II    :  Tetet Sito Ss

Bendahara : Buchory Muslim, MA, ME.Sy

Wakil    :  Asma Dewi, SE
Wakil II :  Riadini Sito  BA

Susunan kepengurusan yang diterima  ini merupakan forward-an dari pesan WhatsApp antara Inge dengan orang yang dalam kontaknya ditulis 'FPI Ustad Novel'. Dari forward-an pesan WhatsApp itu, tertulis waktu chatting-annya pada tanggal 9 September, malam hari.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya