Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Penyidik KPK Panggil Pejabat Dirjen Pajak Dan Anak Buah Mendagri

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 10:38 WIB | LAPORAN:

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ajudan Ketua DPR Setya Novanto, pegawai Kemendagri, dan pejabat Dirjen Pajak ke markas antirasuah, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/9).

Ketiganya dipanggil terkait proses penyidikan kasus korupsi KTP elektronik yang menjerat Novanto.

"Hari ini penyidik panggil tiga saksi terkait kasus e-KTP," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.


Adapun ketiga saksi dimaksud yakni, Kepala Subdit Perencanaan Pemeriksaan Direktorat Pemeriksaan dan Lenagihan Dirjen Pajak Republik Indonesia, Muhammad Tunjung Nugroho; Kasie Pencatatan Perubahan Pewarganegaraan akibat non kelahiran Ditjen Dukcapil Kemendagri, Diana Anggraini; dan ajudan Setya Novanto, Corneles Towoliu.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka sejak 17 Juli 2017, penyidik KPK telah memanggil lebih dari 110 saksi untuk Novanto. Febri menyampaikan penyidik tengah menelusuri sejumlah transaksi yang pernah dilakukan dan diduga terkait dengan korupsi KTP-el.

"Kami gunakan mulai lebih jauh pendekatan follow the money yaitu kita lebih melihat saat ini terkait dengan transaksi keuangan yang diduga terkait dengan kasus KTP elektronik," kata Febri.

Selain kepemilikan aset sejumlah pihak, penelusuran transaksi keuangan itu juga dilakukan untuk menyelidiki ke mana saja aliran dana KTP-el mengalir.[wid] 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya