Berita

Shailene Woodley/Net

Blitz

Shailene Woodley, Trauma Ditelanjangi Polisi

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 09:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pada Oktober tahun lalu, artis muda Shailene Woodley menghebohkan publik dengan berita bahwa ia ditangkap poli­si. Bintang film Divergent dan Snowden ini, ditangkap polisi saat berunjuk rasa menentang pembangunan pipa minyak di North Dakota, Amerika Serikat.

Penangkapan itu, ternyata menyisakan trauma yang men­dalam pada diri dara 25 tahun tersebut. Hal ini ia ungkapkan dalam wawancara dengan Ma­rie Claire UK, baru-baru ini. Menurut Woodley, ia menjalani prosedur standar saat masuk penjara. Termasuk pemer­iksaan seluruh tubuh dalam keadaan bugil.

"Aku diperiksa dengan me­lepas semua pakaianku. Aku disuruh telanjang, balik badan, memperlihatkan bokongku. Mereka mencari narkoba di p*nt*tku," kata dia.


Tak hanya ini, kengerian lain langsung dirasakan begitu ia masuk dalam sel. "Saat kamu berada dalam penjara dan mereka menutup pintunya, kamu menyadari bahwa tak ada yang bisa menyelamat­kanmu. Jika ada kebakaran dan mereka memutuskan untuk tak membuka pintunya, kamu akan mati. Kamu binatang yang di­kurung," beber bintang serial Felicity ini.

Setelah 'ditelanjangi' polisi, Woodley mengaku mengalami trauma. Ia bahkan sampai me­matikan ponselnya selama tiga bulan setelah kejadian ini. Meski begitu, bukan berarti ia lantas menyerah soal perjuan­gannya dalam isu lingkungan.

"Tak ada yang lebih pan­tas diperjuangkan satu sama lain. Planet ini akan baik-baik saja. Tapi manusia lah yang terancam. Kita ini rusak," kata penerus Jennifer Lawrence ini.

Sementara itu, kini Woodley kembali disibukkan dengan proyek filmnya. Yang terbaru, adalah syuting film Adrift ber­sama aktor Me Before You, Sam Claflin. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya