Berita

Humas/Dok

Bintang Puspayoga: Penataan Manajemen Mendorong UMKM Lebih Maju

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 19:12 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Diperlukan upaya nyata untuk mendorong dunia usaha UMKM agar lebih maju. Salah satu upaya yaitu dengan menata kembali manajemen usaha UMKM Perajin untuk mengembangkan produk-produk kriya yang berdaya saing.

Demikian disampaikan Bintang Puspayoga Ketua bidang Manajemen Usaha Dekranas, saat membacakan sambutan Ketua Umum Dekranas Mufidah Jusuf Kalla, yang sekaligus membuka acara Sinergitas Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas, yang berlangsung di Nagari Panyakalan, Kabupaten Solok, Rabu (6/9).

"Diperlukan sinergi berbagai pihak untuk melakukan upaya pembinaan dan pengembangan usaha UMKM perajin, baik dalam hal pemasaran, manajemen, permodalan, peningkatan mutu produk maupun pemanfaatan teknologi informasi," katanya.
 

 
Bintang menambahkan, Provinsi Sumbar memiliki potensi seperti tenun pandai sikek dan songket yang luar biasa. Mulai dari ketersediaan bahan baku, motif dan cirinya yang unik sampai proses pembuatannya yang khas.

"Tenun pandai sikek dan songket prospek yang cerah untuk dikembangkan," imbuhnya.

Kedatangan Bintang Puspayoga beserta rombongan disambut dengan tari pasambahan yang khusus ditampilkan untuk menyambut tamu.

Selain Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik selaku Ketua pelaksana acara, kegiatan ini juga turut dihadiri Ketua Dekranasda Propinsi Sumbar Nevy Zuairina Irwan Prayitno, Wakil Ketua Dekranasda Prop Sumbar Wati Nasrul Abid, Bupati Solok Gusmal, Walikota Solok Zulfian, Kadiskop Prop Sumbar, para Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota di Propinsi Sumbar, dan lain-lain.

Temu Mitra yang juga dirangkai dengan Diklat Perkoperasian, Diklat Kewirausahaan serta temu konsultasi penguatan sistem bisnis koperasi atau sentra usaha mikro dengan pendekatan OVOP, pendaftaran HKI dan Hak Merek ini dihadiri oleh ratusan pengrajin, Usaha Kecil Menengah yang tergabung dalam Dekranasda Propinsi Sumbar.

Deputi Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM Abdul Kadir Damanik sebagai ketua panitia kegiatan, saat menyampaikan laporan, sinergi program Kemenkop dan UKM dengan Dekranas ini digelar guna mendorong para pengrajin dalam meningkatkan usaha agar mampu bersaing baik di pasar lokal, domestik maupun pasar global.

"Sinergi acara ini dilaksanakan guna meningkatkan wawasan para pengrajin baik di bidang perkoperasian, UKM maupun jaringan pemasaran," kata Abdul Kadir.

Acara ini terlaksana berkat kerjasama tiga Deputi pada Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu Deputi Pemasaran dan Produksi, Deputi Restrukturisasi Usaha dan Deputi Pengembangan SDM.

Di tempat yang sama Bupati Solok Gusmal, saat memberikan sekapur sirih memperkenalkan bahwa Solok merupakan daerah yang sangat sejuk, banyak hasil bumi berupa hasil pertanian maupun buah-buahan. Banyak juga tempat wisata antara lain danau Singkarak, puncak gagowan di Paninggahan dan lain-lain.

"Di Kabupaten Solok juga banyak UKM batik, usaha kerajinan tenun yang indah, UMKM kuliner dan lain-lain," papar Gusmal.

Ketua Dekranasda Propinsi Sumbar Nevy Zuairina Irwan Prayitno mengapresiasi dilaksanakannya acara ini dan diharapkan dapat membantu pelaku pengrajin, tenun, songket, sulaman di Propinsi Sumatera Barat. Dengan tangan-tangan terampil, imbuh Nevy, mereka dapat menghasilkan produk-produk bermutu yang digemari baik di dalam maupun di luar negeri.

"Kami memiliki Koperasi Bunga Nagari Sapakat, yang beranggotakan Dekranasda dan pengrajin di Sumbar. Apabila ada pesanan, kita akan arahkan ke sana, supaya quality kontrolnya terjamin," kata Nevy.

Usai membuka acara, Bintang mengunjungi pengrajin pada rumah batik minang, mengecek pelatihan-pelatihan UKM di hotel-hotel, kunjungan ke UKM bordir dan pusat oleh-oleh di Solok.

Bintang menambahkan, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang berdiri sejak 3 Maret 1980  merupakan wadah berhimpunnya para pegiat industri kerajinan nasional dan menjadi elemen penggerak industri kerajinan untuk menjalankan peranannya sebagai mitra pemerintah dalam membina dan mengembangkan tradisi dan warisan budaya dalam membuat kerajinan yang semakin bermutu dan berdaya saing di seluruh wilayah nusantara. [wid]

 

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya