Berita

Foto: Dinas Penerangan Korps Marinir

Pertahanan

Marinir Indonesia Dan AS Latihan Bersama Di Situbondo

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Korps Marinir TNI AL melakukan latihan bersama (Latma) dengan United States Marine Corps (USMC) untuk kesekian kalinya. Hari ini (Kamis, 7/9), Latma resmi dibuka di Pusat Latihan Tempur Korps Marinir Baluran, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur.

Marinir Exercise yang merupakan bagian dari latihan Cooperation Afloat Readiness and Training (CARAT) 2017 tersebut diawali dengan kedatangan prajurit USMC di pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, pada 6 September 2017 dengan menggunakan kapal USNS Millinocket. Mereka kemudian bergeser menuju Puslatpur Baluran.

Dalam upacara tadi, Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat), Letkol Mar Prasetyo Pinandito, menyematkan tanda peserta latihan dan membacakan sambutan Asops KSAL Laksamana Muda TNI I.N.G.N Ary Atmaja.


Menurut Asops KSAL, Latihan Carat 2017 memiliki banyak arti penting, bukan cuma meningkatkan profesionalisme AL kedua negara, tetapi juga meningkatkan dan memperkuat hubungan baik antara AL Indonesia dan AL Amerika Serikat.

Dalam publikasi Dinas Penerangan Korps Marinir dijelaskan, Carat 2017 adalah implementasi lapangan dari kerja sama bilateral bidang pertahanan di antara dua negara, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas, profesionalisme dan kerjasama di bidang maritim. Fokusnya pada kerjasama dan kemampuan untuk melaksanakan operasi gabungan, operasi gabungan laut dan udara, latihan bersama keamanan laut dan kegiatan sosial.

Sementara itu, Letkol Mar Prasetyo Pinandito menjelaskan, materi latihan akan meliputi menembak senapan, menembak Mortir 60 mm, GPMG, Sniper, Jungle Survival, Pertahanan, Patroli dan Raid. Daerah latihannya yaitu di Puslatpur Korps Marinir Baluran dan Selogiri.

"Selain berlatih, juga akan dilaksanakan kegiatan olahraga bersama dan fun game, dengan tujuan untuk mempererat Marines Brotherhood," jelas Prasetyo. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya