Berita

M Iriawan/Net

Pertahanan

Masyarakat Dimbau Filter Sendiri Isu Rohingya

RABU, 06 SEPTEMBER 2017 | 11:50 WIB | LAPORAN:

Masyarakat diimbau agar berhati-hati saat menerima informasi peristiwa rohingya. Artinya, masyarakat tidak perlu merespon dini setiap informasi yang kebenarannya belum teruji.

"Jangan percaya dengan hoax," pinta Asisten Operasional (Asops) Kapolri, Irjen M Iriawan dalam siaran persnya, Rabu (6/9)

Imbauan tersebut disampaikan Iriawan terkait rencana aksi di Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah (Jateng) pada 8 September nanti.


Meski demikian, Iriawan menilai aksi tidak efektif untuk menyuarakan solidaritas kemanusiaan. Apalagi, candi Borobudur merupakan objek vital nasional sehingga tidak diperbolehkan dijadikan lokasi untuk unjuk rasa.

"Kepolisian tidak akan memberikan izin jika aksi solidaritas ini diwujudkan dengan aksi pengerahan massa dan penyampaian pendapat di muka umum dengan menggunakan kawasan Candi Borobudur," tegasnya.

Iriawan juga mengimbau agar massa menggelar aksi damai di daerah masing-masing tanpa harus ke kompleks candi Borobudur. Aksi solidaritas, lanjut dia, sebetulnya bisa diwujudkan dalam bantuan kemanusiaan untuk pengungsi rohingya.

"Silakan beri support kepada saudara kita Rohingya mungkin dengan cara bantuan, biaya dan sebagainya. Sehingga kita pastikan kegiatan di Borobudur tidak dilaksanakan," tutur mantan Kapolda Metro Jaya itu.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya