Berita

Tjahjo/net

Hukum

Lagi-Lagi Kepala Daerah Ketahuan Korupsi, Tjahjo: Yang Salah Orangnya

MINGGU, 03 SEPTEMBER 2017 | 02:13 WIB | LAPORAN:

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyayangkan masih ada kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi. Padahal Tjahjo mengklaim terus memberi peringatan kepada seluruh pemimpin daerah selama tiga tahun belakangan.

Namun demikian, tertangkap tangannya Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno yang tersangkut kasus suap terkait pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUD Kardinah di Tegal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi menandakan ada yang salah dengan orang yang mengisi jabatan kepala daerah.

"Saya sudah tiga tahun ini bilang, ya mudah-mudahan ini yang terakhir terus. Tapi kita sudah tegas. Rencana anggaran, retribusi, masalah upeti dan jual beli jabatan. Yang salah bukan sistemnya, lembaganya, yang salah orangnya," kata Tjahjo kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (2/9).


Untuk mencegah terjadinya kembali korupsi oleh kepala daerah, pihaknya akan memperkuat keberadaan inspektorat daerah. Tjahjo menjelaskan saat ini peranan inspektorat daerah dalam mengawasi eksekutif sangat lemah sebab posisinya tidak sejajar.

Politisi PDIP ini mengaku telah menggandeng KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memperkuat inspektorat daerah.

"Sudah dengan KPK dan BPKP, sudah dengan Presiden. Nanti sudah ada rekomendasi kami dengan KPK dengan BPK, penguatan sudah dilaporkan ke presiden," demikian Tjahjo.[san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya