Berita

Bisnis

Telkomsel Bantu Pelaku UMKM Beriklan Dengan MyAds

SABTU, 02 SEPTEMBER 2017 | 09:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dalam upaya memberi dukungan bagi kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Telkomsel menghadirkan MyAds. Platform beriklan dengan konsep do-it-yourself ini memberikan keleluasaan kepada pelaku UMKM sebagai pengiklan untuk membuat, mengkustomisasi, dan memantau iklannya secara mandiri.

Lewat Telkomsel MyAds, kini para pelaku UMKM Indonesia dapat menjangkau konsumen baru yang lebih luas melalui pengguna Telkomsel yang kini jumlahnya mencapai lebih dari 178 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Vice President Digital Advertising and Analytics Telkomsel, Harris Wijaya, mengatakan, sektor UMKM memiliki peranan penting dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, juga mengurangi angka pengangguran.


"Sebagai operator seluler terdepan di Indonesia, kami berupaya turut membantu sektor UMKM dalam meningkatkan produktivitasnya dengan menjangkau konsumen yang lebih luas melalui layanan Telkomsel MyAds.  Kami berharap layanan ini dapat membantu merangsang pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia lebih baik lagi," katanya.

Dengan menggunakan layanan Telkomsel MyAds, pengiklan akan dimudahkan dalam membuat dan mengirimkan iklan mereka ke pelanggan Telkomsel langsung ke perangkat selulernya melalui SMS, MMS, dan USSD. Lebih jauh, pengguna platform ini juga dapat mengkustomisasi iklan tersebut sesuai dengan kebutuhannya dengan empat keunggulan layanan yang ditawarkan, yaitu Location Based Advertising (LBA), Broadcast, Targeted, dan Interactive.

LBA adalah layanan beriklan yang memungkinkan pengiklan untuk mengirimkan kampanye iklannya kepada pelanggan Telkomsel di sekitar lokasi tertentu sesuai dengan kebutuhan pengiklan. Broadcast adalah layanan beriklan yang memberikan keleluasaan kepada pengiklan untuk mengirimkan iklan dalam jumlah besar (bulk) sesuai dengan data dan kebutuhan yang dimiliki pengiklan. Targeted adalah layanan beriklan yang memberikan keleluasaan kepada pengiklan untuk mengirimkan iklan kepada pelanggan Telkomsel sesuai dengan profil yang dibutuhkan, seperti jenis kelamin, usia, maupun perilaku penggunaan layanan. Sementara Interactive adalah layanan beriklan yang memungkinkan pengiklan dapat mengirimkan iklan yang interaktif kepada pelanggan Telkomsel serta dapat digunakan untuk kuis dan survei sehingga berpotensi memperkuat user engagement.

Di samping empat keunggulan tersebut, Telkomsel MyAds juga memberikan pilihan metode pembayaran yang bervariasi, mulai dari layanan keuangan digital Telkomsel TCASH, kartu kredit, hingga transfer rekening bank. Saat ini sudah ada tujuh bank yang mendukung metode pembayaran melalui transfer rekening bank, yaitu BRI, BCA, Mandiri, BNI, Danamon, BII, dan OCBC NISP.

Meski saat ini Telkomsel MyAds fokus merangkul pasar UMKM, namun ke depan tak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan pasar korporasi atau industri kreatif yang lebih mapan, seperti e-commerce. Ini tak lepas dari disediakannya Application Programming Interface (API) dalam layanan Telkomsel MyAds yang dapat diintegrasikan ke dalam sistem mandiri dari perusahaan yang bekerja sama.

"Di Telkomsel MyAds, pengiklan dapat memilih untuk memantau kinerja iklannya secara langsung dari layanan MyAds di web atau mengintegrasikan sistem yang sudah ada dengan API yang kami sediakan. Jadi, pengiklan dapat langsung memantau kinerja iklannya dari sistem mereka sendiri," jelas Harris. [ald]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya