Berita

Politik

Sosok Nyai Ahmad Dahlan Di Mata Ketum PSI

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 07:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengadakan nonton bareng (nobar) solidaritas film Nyai Ahmad Dahlan di Gedung XXI Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu malam (30/8).

Nobar film biopik Nyai Ahmad Dahlan ini bertepatan dengan 8 Dzulhijah, milad ormas keagamaan kedua terbesar di Indonesia yaitu Muhammadiyah.

"PSI mengadakan kegiatan ini untuk masyarakat Jakarta yang ingin nobar bersama kami malam ini," kata Ketua Umum PSI, Grace Natalie, di lokasi nobar.


Film Nyai Ahmad Dahlan bercerita tentang perjuangan Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan, sang pendiri organisasi perempuan Aisyiyah yang menjadi sayap organisasi dari Muhammadiyah.

Menurut Grace, Nyai Ahmad Dahlan adalah sosok pendiri gerakan perempuan 'Sopo Tresno' yang kemudian berganti nama menjadi 'Aisyiyah'.

"Aisyiyah adalah organisasi pergerakan perempuan muslim yang telah banyak mendirikan institusi pendidikan, kesehatan dan sosial. Termasuk juga universitas yang dikelola secara mandiri dan profesional oleh perempuan," jelas dia.

Grace menambahkan, Aisyiyah juga mendirikan rumah-rumah untuk kaum miskin dan anak yatim perempuan. Bersama organisasi Aisyiyah, Nyai Ahmad Dahlan juga mendirikan sekolah-sekolah putri dan asrama. Bahkan, sebelum kemerdekaan Aisyiyah malah sudah menerbitkan majalah perjuangan bagi perempuan di Indonesia yang bernama Soera Aisjijah.

"Kabar menariknya, hampir 90 persen pemain dalam film ini adalah keluarga besar dari KH Ahmad Dahlan, tokoh Aisyiyah, dan warga Muhammadiyah," ungkap Grace.

Nyai Ahmad Dahlan lahir di Kauman, Yogyakarta pada 3 Januari 1872, dan wafat pada 31 Maret 1946. Istri KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah ini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 10 November 1971 dengan Surat Keputusan Presiden No. 42/TK/1971. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya