Berita

Jimly Asshidiqie/Net

Hukum

ICMI: Remisi Kerap Disalahgunakan

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 | 02:14 WIB | LAPORAN:

Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) merasa narapidana masih berhak mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman.

"Ya berhak dong. Tapi, dikasih atau nggak, itu tidak wajib. Kan minta. Tergantung syaratnya dipenuhi atau enggak. Misalnya bagaimana kelakuannya, kan ada tim penilainya," jelas Ketua ICMI, Jimly Asshiddiqie dalam pengajian konstitusi ICMI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Menurutnya, kebijakan remisi masih cukup penting. Selain terkait masalah Hak Asasi Manusia (HAM), remisi juga dapat menjadi solusi volume penjara yang kian penuh.


Hanya saja, dia merasa remisi kerap disalahgunakan. Sehingga menyebabkan masyarakat marah dan mengecam pemberian remisi terhadap narapidana.

Pada mulanya, urai Jimly, remisi itu hanya dikaitkan dengan 17 Agustus. Setiap 17 Agustus negara memberi belas kasih kepada narapidana.

"Tapi sekarang ini, pemberian remisi jadi terlalu sering. Saking penuhnya penjara. Semua hari keagaaman, hari lebaran Idul Fitri, Idul Adha, Natalan, Paskah, Nyepi, Waisak, dikasih remisi, saking banyaknya," sindir profesor asal Palembang itu.

Untuk diketahui, napi kasus korupsi melakukan uji materi tentang aturan remisi di MK salah satunya adalah napi korupsi, Irman Gusman, Surya Dharma Ali. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya