Berita

Nazaruddin/Net

Hukum

Sandiaga Uno Ngaku Tidak Pernah Bertemu Nazaruddin

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 16:37 WIB | LAPORAN:

Mantan Komisaris PT Duta Graha Indah (DGI) Sandiaga Salahudin Uno mengaku lebih mengenal bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dibandingkan M. Nazaruddin.

Menurut Sandi, kedekatannya dengan Anas sudah berlangsung lama saat bergabung di organisasi kepemudaan. Saat itu, Anas juga menjadi anggota DPR RI.

Sandi yang dihadirkan sebagai saksi sidang lanjutan perkara korupsi proyek Wisma Atlet dengan terdakwa Dudung Purwadi itu menambahkan, setelah Anas duduk di Senayan, dirinya tidak pernah membicarakan bisnis. Apalagi menanyakan proyek yang bisa dikerjakan oleh PT DGI.


"Pernah beberapa kali bertemu Anas dalam acara kepemudaan tetapi tidak pernah bicara bisnis. Apalagi dalam kapasitas beliau pengambil keputusan," bebernya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/8).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan meski mengenal Anas, dirinya tidak ikut terlibat dalam menyepakati besaran komisi yang akan diberikan Dudung kepada Nazaruddin untuk memuluskan PT DGI sebagai pemenang tender proyek Wisma Atlet.

"Anda sudah disumpah, betul tidak pernah bertemu. Di sini ada keterangan kira-kira begini dialognya 'bahwa PT DGI akan siap memberikan commitment fee 20-22 persen dari real cost kontrak yang diterima PT DGI.' Apakah pernah bertemu," tanya anggota Majelis Hakim Sofialdi kepada Sandi.

Wakil gubernur DKI Jakarta terpilih itu mengaku tidak pernah bertemu dengan Nazaruddin untuk membicarakan besaran komisi yang untuk PT DGI. Terlebih, tugasnya sebagai dewan komisaris hanya memberi masukan terkait tren ekonomi dan aktivitas pasar modal. Bahkan untuk masalah proyek yang ditangani perusahaan, dirinya hanya mendapat laporan secara keseluruhan dan tidak secara rinci.

"Benar yang mulia, saya tidak pernah bertemu (Nazaruddin)," tegas Sandi. [wah] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya