Berita

Sandiaga Uno/Net

Hukum

Sandiaga Tahu Perkara DGI Dari Media

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 15:35 WIB | LAPORAN:

Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno dihadirkan dalam persidangan perkara korupsi proyek wisma atlet dan pembangunan Universitas Udayana dengan terdakwa mantan Direktur Utama PT Duta Graha Indah (PT DGI) Dudung Purwadi.

Kehadiran Sandi sangat penting, sebab dirinya pernah menjabat sebagai anggota dewan komisaris PT DGI yang kini berganti nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjiniring itu.

Menurut Sandi, dewan komisaris hanya memberi masukan tentang perkembangan ekonomi dan aktivitas pasar modal. Sementara untuk proyek yang dikerjakan perusahaan lebih banyak ditangani oleh dewan direksi. Namun demikian, sebagai dewan komisaris, Sandi mengenal Dudung mulai tahun 2007 saat menjabat sebagai komisaris. Saat itu, Dudung diangkat menjadi Dirut utama PT DGI.


"Setelah menjabat anggota dewan komisaris, kalau nggak salah seingat saya pak Dudung diangkat menjadi direktur utama PT DGI," ujar Sandi menjawab pertanyaan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

Lebih lanjut Sandi mengaku tak mengenal lebih jauh kinerja Dudung memimpin perusahaan, sebab dewan komisaris tidak berkantor di PT DGI. Dewan komisaris juga hanya hadir jika dihubungi untuk rapat komisaris.

Saat disinggung mengenai kasus yang menyeret Dudung, Sandi mengaku mengetahuinya dari media. Sebelumnya Dudung, kasus yang menyeret Manager Marketing PT DGI Muhammaf El Idris juga diketahuinya melalui media.

"Karena kami di komisaris hanya dilaporkan secara keseluruhan, tidak mendetail satu persatu. Begitu sudah masuk pemberitaan media, baru kami mendapat pengetahuan itu," ujarnya.

Seperti diketahui, dalam surat dakwaan Dudung disebut mendapat keuntungan sebesar Rp 42,7 miliar dari proyek Wisma Atlet ini. Dudung disebut melakukan kesepakatan dan pengaturan dalam rangka memenangkan PT DGI sebagai pelaksana pekerjaan proyek pembangunan Wisma Atlet.[wid]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya