Berita

Bisnis

Kadin PB Dan KPPU Sepakat Perangi Mafia Kartel

RABU, 30 AGUSTUS 2017 | 10:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sepakat membangun kerjasama strategis, berkelanjutan dan jangka panjang. Kerjasama terbangun atas kesamaan misi memberantas mafia kartel, monopoli dan oligarki yang merajalela mengangkangi dunia usaha Indonesia.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin PB Zainal Bintang dan Ketua KPPU Syarkawi Rauf, sesasaat setelah pengurus Kadin PB mengadakan diskusi yang cukup intensif dengan komisioner KPPU di kantor KPPU di Jakarta, Selasa (29/8).

Kadin PB dimotori Oesman Sapta yang saat ini menjabat ketua DPD RI pada 2013. Kadin PB diberi misi dan tugas yang tegas dan jelas untuk memberdayakan dan sekaligus melindungi pelaku UMKM.


Kadin PB dipimpin Eddy Ganefo yang terpilih 2015 sebagai ketua umum diterima audiensi di Istana Negara dengan Presiden Joko Widodo pada 15 April 2016.

Dan pada 21 Juli 2017 telah ditanda tangani Nota Kesepakatan (MOU) dengan DPD. Dengan tujuan utama membangkitan perekonomian kerakyatan di daerah dan memperkuat eksistensi UMKM.

Yang menjadi fokus utama kedua lembaga tersebut adalah membenahi dan menata dunia bisnis yang dinilai saat ini berjalan tidak sehat dan meresahkan masyarakat.

Sumber ketimpangan dunia usaha selama belasan tahun ini, karena praktek monopoli, kartel dan oligarki  perdagangan komoditas tertentu oleh kelompok pengusaha kuat.

Praktek kartel, oligariki dan monopoli, terutama bahan pokok, dilakukan oleh pengusaha kuat itu, dan karenanya membuat pengusaha kecil atau UMKM tidak dapat berkembang. Bahkan semakin terpuruk.  
Meskipun upaya perlindungan dan pembinaan UMKM diatur dalam UU 20/2008 tentang UMKM, namun prakteknya UU tersebut tidak berhasil meratakan jalan bagi pengusaha kecil untuk dapat berkiprah secara sehat.

KPPU yang dibentuk berdasarkan UU 5/1999, yang mempunyai kewenangan pro yustisia serta memiliki kewenangan menindak dan menjatuhkan hukuman. Sementara pelaku UMKM adalah subjek hukum yang memerlukan mitra perlindungan hukum.

Kedua unsure inilah yang "menjodohkan" Kadin PB dan KPPU untuk bahu-membahu berjuang menuntaskan praktek mafia dalam dunia ekonomi di Indonesia.

"Nasib pelaku UMKM selama ini hanya sebagai pelengkap penderita. Dengan adanya kesepakatan Kadin PB dan KPPU, ke depan langkah pemberantasan praktek jahat seperti monopoli, kartel dan oligarki dunia usaha akan semakin dipertajam," ujar Bintang.

"Pelaku kartel, monopoli dan sejenisnya, mau tidak mau akan kami perangi, karena menyangkut masa depan kebaikan bangsa ini," tegas Zainal yang dikenal sebagai putra salah seorang tokoh pejuang di Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungannya itu, turut serta Wakil Ketua Umum Kadin PB, seperti K.Wirawan, Riad Oscha Chalid dan Yocky Hutagalung. Sementara di pihak KPPU Syarkawi Rauf didampingi komisioner diantaranya, Saidah Sakwan, Kamser Lumbanraja dan Nawir Messi. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya