Berita

Foto: Perwira Penerangan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil, Letda Laut (KH) Dharma

Pertahanan

Prajurit Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J Ngaji Bersama Di Lorong KRI

SELASA, 29 AGUSTUS 2017 | 11:28 WIB | LAPORAN:

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Satgas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) 2017 melaksanakan doa bersama usai salat dzuhur di lorong MCSR KRI Usman Harun-359, Senin (28/8).

Doa bersama dipimpin langsung oleh Serda Nav Tasliman. 

Pada kesempatan tersebut, Dansatgas MTF TNI Kolonel Laut (P) Alan Dahlan mengingatkan, selama perjalanan tugas ke Lebanon kepada personel Satgas yang beragama Islam agar tidak meninggalkan salat wajib berjamaah dan pengajian bersama untuk khataman Alquran.


"Semoga selama melaksanakan tugas di Lebanon kita selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT serta dapat membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional," ujarnya.

Alan pun mengutip Surat Al Kahfi yang di dalamnya bercerita tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya. Selain itu, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini yang semuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.

Pasukan Garuda dari Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil 2017 untuk mendukung tugas PBB dalam menjaga perdamaian dunia. Satgas ini akan berada di Lebanon selama 12 bulan ke depan dengan berbagai tugas di antaranya melaksanakan patroli di laut dan mengantisipasi adanya penyelundupan-penyelundupan yang masuk dari negara luar.

Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil berjumlah 100 personel terdiri dari 94 kru KRI, seorang perwira intelejen, seorang perwira psikologi, seorang dokter, seorang Perwira Penerangan, seorang prajurit Kopaska dan seorang penyelam dilepas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya