Berita

Polisi Inggris/Net

Dunia

Pasca Serangan Penjaga Istana Buckingham, Polisi Selidiki Daerah Luton

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 21:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi London menjelaskan bahwa orang yang mencoba melakukan serangan pedang di luar Istana Buckingham berulang kali meneriakkan "Allahu Akbar" sebelum diturunkan oleh petugas dengan semprotan merica.

Polisi Metropolitan mengkonfirmasi bahwa peristiwa hari Jumat di luar istana monarki Inggris itu diperlakukan sebagai insiden teroris.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 20.30 Jumat malam waktu setempat. Seorang pria yang mengendarai Toyota Prius biru melajukan kendaraan ke area terlarang di Constitution Hill. Ia segera dicegat oleh penjaga.


Pengemudi kendaraan tersebut diduga telah membawa sebuah pedang setinggi empat kaki sebelum ia dilumpuhkan oleh polisi dengan menggunakan semprotan merica. Akibat serangan tersebut, tiga orang polisi terluka.

Pelaku diketahui merupakan seorang pria berusia 26 tahun dari daerah Luton telah ditangkap karena dicurigai melakukan kerusakan fisik yang mengerikan. Ia kemudian ditahan atas tuduhan teroris.

"Petugas dari Komando Kontra Terorisme sekarang sedang menyelidiki dan melakukan pencarian di daerah Luton hari ini (Sabtu, 26/8)," kata Komandan Dean Haydon, Komandan Terorisme Metro seperti dikabarkan Russia Today.

"Kami percaya pria itu bertingkah laku sendiri dan kami tidak mencari tersangka lain pada tahap ini. Meskipun kami tidak dapat berspekulasi mengenai apa yang akan dilakukan pria tersebut," sambungnya,

Ancaman teroris di Inggris tetap tinggi, menyusul tiga serangan besar di London dan Manchester baru-baru ini. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya