Berita

Ilustrasi/CNA

Dunia

Pasca Protes Pempimpin Spiritual Ini, 300 Perjalanan Kereta Dibatalkan

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 15:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Otoritas keamanan India menangkap ratusan orang dan membatalkan lebih dari 300 kereta yang melewati dua negara bagian utara pasca demonstrasi berujung kekerasan atas keyakinan bergaya 'godman'.

Demonstrasi tersebut menyebabkan setidaknya 29 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Direktur Jenderal Polisi di negara bagian Haryana, Baljit Singh Sandhu menjelaskan bahwa pasukan keamanan disiagakan di luar markas pemimpin spiritual kelompok kesejahteraan sosial Gurmeet Ram Rahim Singh, di mana sekitar 10 ribu pengikutnya masih bersembunyi.


Gurmeet yang memiliki pengikut di negara bagian Punjab dan Haryana dinyatakan bersalah pada hari Jumat (25/8) karena memperkosa dua pengikutnya dalam sebuah kasus yang dimulai pada tahun 2002 di markas kelompok Dera Sacha Sauda-nya di kota utara Sirsa.

Menanggapi putusan itu, para pengikutnya geram dan menyerang stasiun kereta api, stasiun pengisian bahan bakar dan mobil televisi di Punjab dan Haryana.

Protes tersebut merupakan salah satu yang terbesar tahun ini terkait dengan seorang pemimpin spiritual 'godman'.

Sejauh ini ada sekitar 524 orang telah ditangkap.

Sementara itu, demi menghindari kekerasan serupa, seorang juru bicara divisi utara Kereta Api India mengatakan 340 kereta api telah dibatalkan pada hari Sabtu ini sebagai tindakan pencegahan.

"Kami memantau situasi namun kami mungkin harus membatalkan lebih banyak kereta api," kata Neeraj Sharma seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya