Berita

Foto/Net

Hukum

Rusdianto Tersangka, Tagar #StopKriminalisasiNelayan Jadi Trending Topic

SABTU, 26 AGUSTUS 2017 | 10:48 WIB | LAPORAN:

. Status tersangka terhadap Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (FNI), Rusdianto Samawa, menarik perhatian kalangan netizen.

Bahkan, hashtag atau tanda pagar (tagar) #StopKriminalisasiNelayan menjadi trending topic Indonesia urutan pertama di media sosial Twitter.

Netizen memberikan dukungan, agar Bareskrim Polri dapat segera mencabut status tersangka Rusdianto terkait tuduhan pelanggaran UU ITE yang dilaporkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti.


Pantauan di Twitter, tagar #StopKriminalisasiNelayan mulai ramai sejak Jumat (25/8) pukul 20.00 WIB. Aksi dukungan tersebut terus berlanjut hingga Sabtu pagi (26/8). Serta masih menempati urutan lima besar trending topic nasional.

Salah saru bentuk dukungan diberikan oleh pemilik akun @floritalistyani yang mentweet, "Ada upaya sistematis kriminalisasi untuk membungkam aspirasi dan perjuangan nelayan seluruh Indonesia #StopKriminalisasiNelayan".

Begitu juga demikian dengan akun lainnya. "Nelayan juga warga negara yang perlu diperhatikan, #StopKriminalisasiNelayan. Kembangkan usaha dan kesejahteraan Keluarganya LEBIH BAIK," kicau akun @sehariadi.

Tak hanya dukungan, ada beberapa netizen yang mengunggah meme (gambar sindiran) bertuliskan, "Susi mengkriminalisasi nelayan. Tenggelamkan.#StopKriminalisasiNelayan."

Menurut Nanang Q. El-Ghazal, aktivis Aliansi Nelayan Indonesia, gerakan di twitter tersebut mencerminkan suasana kebatinan nelayan.

Selama ini kehidupannya kerap dibuat susah oleh berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Nelayan berkeyakinan bahwa penetapan tersangka kepada saudara Rusdianto merupakan salah satu bentuk kriminalisasi untuk mengendorkan perjuangan nelayan", papar Nanang, Sabtu pagi.

Sementara itu, Ketua Aliansi Nelayan Indonesia (ANNI), Riono, menyatakan akan terus mendukung dan siap mengawal Rusdianto. Khususnya, melalui langkah-langkah hukum sesuai mekanisme yang ada.

Riono juga meminta kepada Menteri Susi Pudjiastuti untuk legawa dan bersikap negarawan. Karena apa yang disampaikan oleh Rusdianto lebih bersifat kritik yang membangun.

"Sebagai pejabat publik harus siap dan bersedia untuk dikritik oleh siapa pun. Sebagai upaya perbaikan dan keseimbangan penyusunan kebijakan bagi kesejahteraan nelayan Indonesia", pungkasnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri telah menetapkan Rusdianto Samawa Sebagai tersangka atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim pun telah melayangkan surat panggilan bernomor S.Pgl/47/VIII/2017/Dittipidsiber kepada Rusdianto untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Kamis (24/8) lalu. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya