Berita

Arief Safari/RMOL

Hukum

Eks Bos Sucofindo Ngaku Tak Kenal Markus Nari

JUMAT, 25 AGUSTUS 2017 | 12:49 WIB | LAPORAN:

Mantan Direktur PT Sucofindo, Arief Safari memenuhi panggilan penyidik KPK.

Sedianya, Arief diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi KTP elektronik untuk tersangka Markus Nari.

Dalam pemeriksaannya, Arief mengaku ditanya penyidik mengenai hubungan dirinya dengan Markus.


"Saya hanya tahu, tapi tidak kenal beliau. Dan tidak pernah bertemu selama proyek ini. Terus itu aja yang ditanya," kata Arief kepada wartawan saat keluar gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/8).

Arief yang terlihat mengenakan kemeja batik hijau berbalut jaket hitam keluar gedung KPK sekitar pukul 11.50 WIB.

PT Sucofindo merupakan salah satu anggota konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yang memproduksi proyek pengadaan KTP-el.

Dalam kasus yang sama, Arief sempat beberapa kali dipanggil penyidik KPK. Arief juga sempat bersaksi di persidangan dua terdakwa KTP-el, Irman dan Sugiharto pada 4 Mei 2017 lalu.

Dalam persidangan tersebut, Arief mengaku perusahaan yang dipimpinnya sempat mengalami kerugian hingga Rp 9 miliar saat awal pengerjaan proyek. Namun Sucofindo kemudian mendapatkan keuntungan dari pengerjaan proyek itu sebesar Rp 17 miliar.

"Rp 8,2 miliar itu keuntungan Sucofindo dari total proyek e-KTP. Di mana sebetulnya dari proyek utamanya kita rugi Rp 9 M tapi untung Rp 19 M jadi total untung Rp 8,2 M," kata Arief.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya