Berita

Foto: Dinas Penerangan Korps Marinir

Pertahanan

1.745 Prajurit Kormar Latihan Perang Di Situbondo

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Prajurit Korps Marinir TNI AL melaksanakan operasi pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Asembagus, Situbondo. Jawa Timur, hari ini (Kamis, 24/8).  

Pendaratan amfibi prajurit Korps Marinir TNI AL yang juga disaksikan oleh Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Lukman bersama para pejabat teras Korps Marinir tersebut dalam rangka Latihan Marinir Terpadu (Latmardu) tahun 2017.

Sebelum pelaksanaan pendaratan, terlebih dahulu prajurit Yontaifib-1 Mar dan Pendaratan Khusus (Ratsus) melakukan latihan terjun tempur (jumpur).


Pendaratan amfibi yang dipimpin oleh Komandan Pasrat Letkol Marinir Burhanudin yang sehari-hari menjabat Komandan Batalyon Infanteri-5 Marinir tersebut, selain melibatkan 1.745 prajurit Korps Marinir dari Pasmar-1. Di samping itu beberapa material tempur yang dimiliki Korps Marinir TNI AL, di antaranya BMP-3F, Ranratfib, Tank PT-76, Kapa K-61, How-105 mm, RM 70 Grad, BVP-2,  Sea Raider dan perahu karet beserta motor tempelnya.

Latmardu tahun 2017 ini menggunakan KRI Teluk Ende-517, KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Sampit-515, Helly Bell dan pesawat Cassa TNI AL.

Diawali dengan taklimat dari Pangkogasgabfib “Daratkan Pasukan Pendarat” lanjut bantuan tembakan kapal, setelah itu meluncurlah Tank BMP-3F pada gelombang pertama pendaratan, diikuti gelombang dua dan tiga pendaratan yaitu BTR-80P, Sekoci Pendarat Pasukan (SPP) dilanjutkan Kapa K-61 yang mengangkut mobil Rantis KIA, ambulans dan Meriam Howitzer 105 mm.

Setelah semua personel dan material tempur sudah mendarat, dilanjutkan penembakan Howitzer 105 mm, RM 70 Grad dan penyerbuan sasaran oleh prajurit Infanteri Korps Marinir beserta senjata bantuan infanteri untuk merebut sasaran. Latihan juga diisi penyerbuan dengan lintas helly yang berada di daerah latihan Puslatpur Korps Marinir Baluran.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya