Berita

Hinca Pandjaitan/Net

Politik

Sekjen: Demokrat Memaafkan, Tapi Tidak Lupa Ucapan Victor Laiskodat

KAMIS, 24 AGUSTUS 2017 | 06:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat memaafkan ucapan Ketua Fraksi Nasdem DPR RI, Victor Bungtilu Laiskodat, namun tidak bisa melupakan tuduhan intoleran tersebut.

Begitu kata Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Hinja Pandjaitan dalam Kegiatan syukuran kebangsaan Partai Demokrat bertajuk "Merajut Asa Bersama dalam Kebhinekaan" di Grand Mutiara, Kupang, NTT, Rabu (23/8).

"Kami berharap saudara kami Victor Bungtilu Laiskodat meminta maaf kepada Partai Demokrat. Namun sebelumnya kami telah memaafkannya. Kami memaafkan, namun kami tidak akan melupakannya. Itu prinsip, dengan maksud agar tuduhan tersebut tidak terulang lagi," ucap Hinca.


Dojelaskan Hinca bahwa Partai Demokrat adalah partai yang hadir untuk merawat demokrasi Indonesia. Sehingga, pernyataan bahwa Partai Demokrat mendukung kelompok intoleran itu merupakan tuduhan yang tidak benar.

"Pak SBY, Ketua Umum Partai Demokrat pernah memimpin bangsa ini (Presiden RI) selama 10 tahun. Segala kritikan diterima Pak SBY. Bahkan Pak SBY, tidak pernah mengkriminalisasikan para pengkritik tersebut. Karena memang Partai Demokrat adalah partai yang hadir untuk merawat demokrasi Indonesia," ucapnya.

Sehingga, atas dasar demokrasi itu lanjutnya, Partai Demokrasi tidak pernah akan melaporkan tuduhan itu sebagai tindakan kriminal. Bahkan Partai Demokrat langsung memaafkannya sebelum Victor menyampaikan maaf.

Dalam sebuah pertemuan internal Nasdem di Kupang beberapa waktu lalu, Victor menyebut Demokrat, PKS, Gerindra, dan PAN sebagai partai yang pendukung eksistensi gerakan intoleran, seperti gerakan Hizbut Tahrir Indonesia mendirikan khilafah. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya