Berita

Panglima TNI

Pertahanan

Panglima TNI: Industri Strategis Sangat Penting, Kita Punya Pengalaman Diembargo

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 16:39 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menilai industri strategis pertahanan sangat diperlukan, mengingat Indonesia mempunyai pengalaman pernah diembargo.

Menurutnya, jika Indonesia memiliki industri pertahanan, embargo sudah tidak lagi menjadi sebuah ancaman lantaran secara mandiri Indonesia bisa membuat alat pertahanan dan keamanan (Alpalhankam)

"Yang jelas industri strategis sangat diperlukan. Kalau kita sudah mandiri, kita tidak mengalami apa-apa. Kita punya kepercayaan diri yang luar biasa," ungkap Panglima saat ditemui di gedung Kementerian Perahanan, Jakarta Pusat, Rabu (23/8).


Panglima menambahkan, untuk mewujudkan kemandirian dalam industri strategis, diperlukan sumber daya manusia yang memumpuni. Selain itu, dalam membangun industri strategis diperlukan sebuah wilayah khusus yang memiliki akses ke pelabuhan dan bandara.

Hal ini berkaca dari pabrik PT Pindad di bandung. Diatas luas lahan 66 hektar menampung produksi unuk divisi senjata, divisi mekanikal, divisi elektrikal, divisi forgin dan casting. Kemudian unit bisnis, toko perlengkapan, unit bisnis stampin sera unit bisnis laboratorium.

"Sudah tidak fisibel lagi kalau industri itu ada di sekitar (masyarakat) seperti di Bandung. Ini kan tempat kecil, mungkin perlu direlokasi ke tempat yang ada pelabuhan, ada bandara dan sebagainya," ujar Panglima. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya