Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

Makan Malam Bersama, Ini Arahan KSAL Buat Personel Satgas MTF TNI

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 13:50 WIB | LAPORAN:

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi beserta istri, Ny. Endah Ade Supandi mengundang makan malam bersama personel Satuan Tugas Maritime Task Force (Satgas MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) 2017 di kediaman dinasnya, Jakarta, kemarin (Selasa, 22/8) malam.

Pada acara makan malam, KSAL berpesan selama dalam penugasan di Lebanon untuk selalu melaksanakan sesuai Prosedur Tetap (Protap).

"Jaga loyalitas dari tingkat komandan hingga prajurit termuda, jaga nama baik negara, TNI Angkatan Laut dan keluarga, serta menjaga kesehatan personel dan tetap berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia selama penugasan di Lebanon," ujarnya.


 Laksamana TNI Ade Supandi menceritakan sedikit ketika masih berpangkat Letda, KSAL mengatakan bahwa seorang komandan tidak usah bertanya, jadi bawahan merencanakan, melaksanakan serta melaporkan ke komandan.

"Hal ini berlaku pada tingkat Perwira. Sedangkan pada tingkat Bintara utama memiliki pengaruh kepada Bintara dan Tamtama, proses ini harus berlangsung sehingga rantai komando dan loyalitas berjalan sebagaimana semestinya," katanya.

Sesuai rencana Satgas MTF Konga XXVIII-J/Unifil 2017 akan berangkat besok (Kamis, 24/8) yang akan dilepas Panglima TNI.

Satgas MTF Konga XXVIII-J/Unifil akan menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian di perbatasan laut Lebanon selama satu tahun dengan menggunakan KRI Usman Harun-359 dan Satgas ini akan menggantikan Satgas MTF Konga XXVIII-I/Unifil.

Personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil yang berjumlah 100 prajurit terdiri dari 94 Kru KRI,seorang Perwira Intelejen, seorang Perwira Psikologi, seorang dokter, seorang Perwira Penerangan, seorang prajurit Kopaska dan seorang penyelam akan dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H. (AAL 1995)  sebagai Komandan Satgas yang sehari-hari menjabat Komandan KRI Usman Harun-359.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya