Berita

Hukum

KPK Harus Diformat Ulang

RABU, 23 AGUSTUS 2017 | 03:55 WIB | LAPORAN:

Kasus penggelapan pajak oleh Gayus Tambunan yang pernah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi tidak terlalu spesial.

Dalam kasus itu banyak perusahaan asing yang diduga terlibat penyelewengan kewajiban pajak, namun tidak satu pun yang diproses hukum.

"Ingat kasus Gayus? Ada 150 perusahaan yang (diduga) terlibat. Belasan diantaranya perusahaan asing. Setelah diinvetarisir KPK, perusahaan asingnya hilang semua," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi dalam diskusi bertema 'Rumah Kaca KPK' di Hotel Mega Proklamasi, Menteng, Jakarta (Selasa, 22/8).


Adhie secara blak-blakan menyoroti kinerja KPK. Menurutnya, ada alasan khusus mengapa KPK tidak berani menyeret perusahaan asing dalam kasus Gayus.

"Karena kuasa hukumnya (Gayus) itu Todung Mulya Lubis. (Diduga) ada kedekatan dengan KPK," ungkap juru bicara presiden era Gusdur tersebut.

Selain itu, Adhie menyarankan, agar lembaga anti rasuah ikut mendukung Panitia Khusus KPK di DPR RI. Sehingga, hal itu diyakini dapat memperkuat KPK.

"KPK harusnya mau dievaluasi lewat pansus angket. Harus diformat ulang, sehingga masyarakat tahu bobroknya," beber Adhie. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya